Dinamika

Kinarya Coop, Libatkan Generasi Z dan Milenial Bikin Film Sekaligus jadi Pemainnya

Pipnews.co.id, Malang – Koperasi yang bergerak di bidang digital milenial Kinarya Coop, pada Senin (8/2) telah menggelar webinar melalui zoom meeting, dengan tujuan mengajak generasi Z (di bawah 20 tahun) dan generasi milenial (di atas 20 tahun) untuk bergabung menjadi anggota koperasi tersebut.

Intinya dalam Webinar tersebut Kinarya Coop mengajak generasi Z dan milenial ikut membuat 1.000 konten, 320 film pendek, 17 film layar lebar dan persiapan acara audisi virtual akbar. Di mana karya-karya tersebut akan ditayangkan dalam rangka menyambut Hari Film Nasional, pada 30 Maret 2021.

Tampil sebagai pembicara pada Webinar itu adalah para narsumber yang sudah malang-melintang di bidangnya, yakni Ivonny Zakaria (Executive Producer Film Impian 1.000 Pulau), M. Tommy (Waketum Kinarya Coop) dan Firdaus Putra (Ketua ICC).

Menurut Ivonny Zakaria, Koperasi Kinarya telah membuat pohon untuk menjelaskan jalur bisnisnya. Yang mana di gambar pohon itu film berada pada bagian paling bawah. Mengandung arti, Kinarya Coop ingin mengumpulkan anak-anak muda dari semua provinsi untuk bersama-sama menonton film yang menceritakan 158 pekerjaan di dalamnya.

Kata Ivonny, mereka yang sudah menonton isa terlibat di dalam pembuatan film-film berikutnya. “Ya keuntungan buat adik-adik yang sudah bergabung bisa ikut main, bisa jadi crew, terus dapat keuntungan. Setiap membuat satu film kita kerjakan bareng secara bersama-sama,” ujarnya.

Ivonny menambahkan, Kinarya Coop memiliki produk yang agak unik. Ia pun berharap pertemuan itu tidak berakhir sampai selesainya webinar tetapi berkesinambungan. “Untuk adik-adik terutama, akan kita ajak jadi panitia di acara pada 30 Maret untuk menonton film bersama. Selamat bergabung dan mari kita bikin film bersama,” ajaknya.  

Sedangkan M. Tommy menyampaikan tentang program edukasi Kinarya Coop. Menurutnya, di Kinarya Coop memiliki 3 program pemiayaan. Yakni pertama, biaya normal 10 juta, kedua, biaya program subsidi 5 juta dan ketiga, biaya program nabung plus nabung investasi 19 juta.

Diakuinya program ketiga yang paling mahal karena investor akan mendapat cash back sebesar 500 ribu perbulannya. Ia menambahkan, bahwa sekarang bukan zamannya lagi berkompetisi tetapi berkolaborasi. “Ini kesempatan banget buat kalian yang tertarik dengan program kita untuk join ya,” jelasnya.

Adapun Firdaus Putra memaparkan perihal kinerja Koperasi Multi Pihak (KMP) dan relevansinya bagi generasi Z. Menurutnya, KMP pada dimensi anggota satu pihak terdapat satu kelompok, yakni berperan sebagai konsumen saja, produsen saja, pekerja saja, pemasar saja, dan seterusnya. “Namun pada dimensi anggota multi pihak, terdapat minimal dua kelompok yakni produsen-konsumen, pekerja-investor, pekerja-investor-konsumen, produsen-prosesor-investor-konsumen-dan seterusnya,” tandasnya. (saw/Tmsind).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button