Tokokarya Inkopkar, Toko Ritel Modern Siap Melantai di Indonesia


pipnews.co.id, Timika-Papua — Tokokarya, pemain baru toko retail modern kini telah hadir untuk memberikan pilihan baru bagi masyarakat Indonesia.  Pembukaan perdana Tokokarya retail ini berlangsung di Timika, Papua, pada 29 April 2019.

Pemilihan lokasi yang unik dan jauh dari PUSAT/Jakarta ini untuk memberikan warna baru dan pilihan belanja retail toko modern di daerah Timur Indonesia. Tokokarya merupakan anak perusahaan Induk Koperasi Karyawan (Inkopkar) yang dikomandani Fadel Muhammad ini. Memiliki visi untuk membantu karyawan di level bawah, dan buruh yang kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan rumah tangga sehari-hari, seperti kebutuhan sembako. 

Keunikan Tokokarya menurut Sekjen Inkopkar Sarjono Amsan, karena perusahaan ini bergerak bersama masyarakat dengan menggunakan jaringan koperasi seluruh Indonesia. Selain itu Tokokarya memiliki visi membantu pemutakhiran sistem toko koperasi di seluruh Indonesia. Imam Faturohim, Wasekjen Inkopkar menambahkan, dengan menghadirkan konsep toko yang bersih, apik, modern tanpa melupakan fungsi koperasi bagi masyarakat banyak. 

Tokokarya sendiri digawangi Juarsa dan Oemardikarta adalah salah satu kampiun dalam pergerakan koperasi di Indonesia. Khusus memasuki bulan Ramadhan , Tokokarya berharap dapat memberikan warna baru dan pilihan belanja murah bagi masyarakat, khususnya para karyawan yang tergabung dalam koperasi yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Menurut Nawan Basuki Direktur Operasi Tokokarya, hadirnya di Timika sebagai langkah nyata untuk memberikan denyut perekonomian berbasis koperasi masyarakat, dengan konsep modern dan apik. “Dengan sistem IT yang mutakhir, pengelolaan toko yang rapih dan apik,  kami berharap masyarakat di sini dapat rasakan hal yang lain dalam pengelolaan toko koperasi modern,” ujarnya.

Nawan menambahkan, Tokokarya dalam operasionalnya bekerjasama dengan Goro dan Koperasi-koperasi Karyawan,  seperti Koperasi Karyawan Jayawijaya di daerah Timika, Papua.  “Dengan konsep koperasi, para anggota koperasi dengan mudah dapat berbelanja menggunakan sistem kartu Tokokarya yang menjadi kartu anggota serta kartu debit belanja di  gerai Tokokarya di seluruh Indonesia.  Para anggota dan masyarakat dapat dengan mudah berbelanja tanpa harus pusing sebab semua dana telah dikumpulkan di dalam kartu ini,” jelasnya lagi.

Imbuh dia dengan limit dua juta rupiah, diharapkan dapat cukup memberikan kenyamanan berbelanja para pelanggan. Sambungnya, perdagangan ritel modern merupakan salah satu kanal perdagangan yang paling cepat di Indonesia.  “Tokokarya mengharapkan mini market retail modern yang mereka bangun tidak mematikan pasar tradisional, namun justru bekerjasama dengan menghadirkan konsep koperasi dan ekonomi kemasyarakatan,” tandas Nawan.

Tak dipungkiri sekarang para peritel modern meluaskan jaringannya di provinsi hingga ke kepulauan timur Indonesia, yang umumnya belum tergarap dan kurang fasilitas. Tokokarya berharap kehadiran jaringannya dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat di Timur Indonesia.

Adapun Tokokarya adalah jaringan mini market modern berkonsep koperasi yang hadir di Indonesia sejak 2018.  Konsep mini market modern ini memiliki visi menumbuhkan ekonomi kerakyatan  bekerjasama dengan jaringan koperasi dan pasar-pasar tradisional. (IF/awes).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.