Jawa Timur

Manfaatkan Teknologi, KPRI Primahusada Kediri Gelar RARK Virtual

Kediri, PipNews.Co.Id – Sedikitnya 192 orang anggota KPRI Primahusada Kediri bertemu diruang virtual untuk membahas, mendiskusikan dan menetapkan bersama-sama rencana anggaran dan rencana kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang.

Tidak seperti biasanya, pembahasan RARK dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi digital berupa aplikasi Zoom Meeting yang belakangan ini populer dan menjadi alternatif metode rapat di era pandemi Covid-19.

Setidaknya, kegiatan tersebut berlangsung selama 3 jam yang dipimpin langsung oleh ketua KPRI Primahusada Kediri, Mahargiono. Mahargiono menjelaskan rencana anggaran dan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan koperasi satu tahun kedepan. Menariknya, anggota pun merasa nyaman dan ikut membahas serta menyepakatinya.

Melihat perkembangan tersebut, ketua PKPRI Kab/Kota Kediri, R. Nugroho yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan kegembiraan dan kebanggaannya karena semakin banyak koperasi yang akrab dengan teknologi digital dalam tata kelola organisasi dan usahanya. Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu tanda-tanda kemajuan koperasi kedepan.

“Tentu ini merupakan perkembangan yang positif. Gerakan koperasi sudah mulai akrab dengan teknologi digital. Dan saya yakin, ini merupakan pertanda bangkit dan majunya koperasi kedepan,” ujar Nugroho, Sabtu (12/12/2020).

Menurut Nugroho terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, penyelenggaraan Rapat Anggota Koperasi melalui moda daring selain menjawab tuntutan dan tantangan jaman diera new normal ini, disisi yang lain ada nilai mendasar dalam keseharian kehidupan berkoperasi yang dapat diwujudkan koperasi sebagaimana jati dirinya.

“Sebagai wadah usaha yang berazaskan kekeluargaan, maka semestinya semua perangkat organisasi koperasi yaitu pengurus, pengawas dan anggota harus dapat bertemu dan berolah pemikiran setiap saat untuk saling evaluasi dalam mengelola pengembangan koperasi”, kata Nugroho.

Nugroho menambahkan, teknologi digital telah membantu gerakan koperasi mewujudkan prinip kopersi yang selama ini masih kurang maksimal. Yaitu pastisipasi anggota untuk berdialog dengan pengurus dan pengawas secara langsung dimana biasanya dilakukan maksimal hanya 2 kali saja.

“Saat ini zaman telah berganti, kesempatan bertemu antara pengurus, pengawas dan anggota yang sebelumnya hanya sekali/dua kali sudah waktunya diakhiri. Koperasi yang sehat, transparan, akuntable adalah koperasi yang antara pengurus, pengawas dan anggota dapat bertemu setiap saat tanpa sekat ruang dan waktu”

“Koperasi yang sehat dan mampu berkembang seiring perkembangan zamannya itu adalah koperasi yang akrab dengan penguasaan teknologi dan ilmu pengetahuan,” pungkasnya. [Nug]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button