Jawa Timur

Sunday Training, ILC Plus-Plusnya Gerakan Koperasi

Sidoarjo, PipNews.Co.Id – Kepala Lapenkop Dekopinwil Jatim, Mohammad Faishol Chusni mengatakan bahwa program Sunday Training merupakan program layanan online class Lapenkopwil Jatim sekaligus bentuk komitmen dalam mewujudkan SDM koperasi yang tangguh, komit dan kompeten. Hal tersebut disampaikan setelah sukses menggelar program Sunday Training Bact I dengan tema Cooperative Masterplan Development dan Stakeholder Engagement. Minggu (14/2/2021).

Menurut Husni, program tersebut merupakan ekosistem baru agar semua penggiat koperasi dapat saling berinteraksi dan berkontribusi sesuai dengan kapasitasnya masing masing dalam mengembangkan koperasi.

“Sunday training ini bukan webinar tetapi ruang terbuka diskusi dan aksi berkelanjutan untuk mendorong kemajuan koperasi jauh lebih cepat. Di masa pandemi ini fisik kita boleh dibatasi tetapi gagasan dan aksi untuk berkontribusi sungguh tidak boleh berhenti,” ujarnya.

Kepada tim PipNews.Co.Id, Husni mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki target terhadap program Sunday Training tersebut. Target jangka pendek adalah bisa menjadi ruang diskusi dan kolaborasi penggiat koperasi dan nantinya bisa menjadi trendsetter pengembangan kapasitas SDM koperasi indonesia. “ILC plus-plus nya gerakan koperasi lah kira kira,” ungkapnya.

Sedangkan target jangka panjangnya, Husni berharap agar program Sunday Training menjadi trendsetter pendorong ketangguhan dan kompetensi SDM koperasi dalam mengadaptasi isu isu baru dan kemajuan zaman.

“Kami punya target, melalui program Sunday Training, Lapenkop Jatim menjadi mitra paling terpercaya dalam melayani peningkatan kapasitas SDM koperasi menuju koperasi yang tangguh dan maju,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Diklat Dekopinwil Jatim, Drs. H. Joko Rokhani Sanjaya memberikan apresiasinya atas suksesnya pelaksanaan Sunday Training. Menurutnya, Sunday Training merupakan bagian dari program unggulan Lapenkopwil Jatim. Program tersebut sangat kreatif dan inovatif di masa pandemi Covid-19.

“Tentu kami apresiasi program tersebut. Tanpa adanya anggaran, kegiatan tersebut tetap terlaksana. Peserta dan Narasumber sangat luar biasa. Selain penggiat koperasi, ada akademisi, mahasiswa dan generasi muda para pemandu serta para pelatih koperasi seluruh Indonesia. Luar biasa, Lapenkop Jatim Is The Best. Sukses untuk Lapenkop Jatim,” tuturnya.

Selain itu pihaknya yakin, melalui kegiatan Sunday Training akan menguatkan kualitas SDM dalam menjaga 3 (tiga) wibawa dalam pengelolaan koperasi yaitu wibawa moral, wibawa intekektual, dan wibawa sosial yang nantinya akan berdampak pada semakin luasnya moral knowing, semakin kuatnya moral feeling dan semakin meningkatnya penjiwaan moral action. Akibatnya, tatakelola koperasi akan semakin sehat, tangguh dan mandiri.

Secara khusus pihaknya memberikan apresiasi terhadap keterlibatan generasi muda pada kegiatan tersebut baik peserta maupun dari Lapenkop jatim. Oleh karena itu, pihaknya optimis, kedepan koperasi akan memasuki masa kejayaannya.

“Karena 90 persen pesertanya kaum melinial. Saya menjadi optimis bahwa koperasi kedepan akan mampu menyesuaikan dengan kondisi yang berkembang seperti transformasi digital dan revolusi industri 4.0. Saya yakin masa kejayaan koperasi akan menjadi keniscayaan,” pungkasnya. [Mr.C]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button