Nasional

150 UMKM Binaan Kemenkop dan UKM Produksi APD Berkualitas dan Terkurasi Standar Kesehatan

Pipnews.co.id, Jakarta – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor konveksi, kini banyak yang mengalihkan produksinya dari menjahit kain untuk pakaian beralih menjahit Alat Pelindung Diri (APD) untuk mencegah tidak tertularnya virus Corona (Civid-19) dan utamanya dipakai untuk dokter dan paramedis. Semua ini bisa terjadi berkat dorongan dan binaan Kementerian Koperasi dan UKM.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, hingga saat ini sedikitnya150 UMKM konveksi yang dibina Kementerian Koperasi dan UKM sudah memproduksi APD sesuai standar protokol Covid-19. “Di luar itu kini ada sekitar 300 UMKM konveksi yang sedang mengajukan menjadi pemasok APD yang produksinya segera diseleksi. Mereka tersebar diberbagai daerah, terutama terbanyak di pulau Jawa,” ujar Teten di Jakarta, Selasa (18/5).

Teten menambahkan demi suksesnya binaan UMKM konvesi, pihaknya menggandeng industri swasta yang peduli dengan kualitas produk UKM lokal melalui Karya Nusantara dari PT Daruma. “Bukan apa apa perusahaan ini memang telah memiliki izin dan otoritas dibidang perlengkapan dibidang kesehatan untuk menjadi kurator dan pendamping UMKM produsen APD,” imbuhnya.

Teten mendorong lebih banyak UMKM untuk beralih memproduksi APD, khususnya masker kain sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19, sekaligus mempertahankan UMKM agar tetap produktif di tengah masa pandemi corona. Teten melihat bisnis APD saat ini suatu peluang bagi koperasi dan UMKM yang selama ini terdsmpak Covid-19, yang mengalami kesulitan pembiayaan karena penghasilan menurun, sehingga kemudian mengajak UMKM untuk banting stir.

Tidak hanya itu saja, pihaknya bahkan menggelar pelatihan secara daring bagi UMKM untuk membuat APD, khususnya masker kain non.medis, yang juga menjadi upaya untuk menekan permintaan pasar akan masker medis. Dengan begitu, pasokan masker medis tetap terjaga dan terprioritaskan bagi para tenaga medis dan pasien yang membutuhkan. “Kami juga berupaya untuk menghubungkan UMKM dengan pemasok bahan.baku dan menghubungkan mereka dengan pasar,” jelas Teten lagi.

Lebih jauh dengan PT Daruna, selain berperan sebagai kurator dan pengendali kualitas, Karya Nusantara, sekaligus membantu membuka pasar bagi UMKM pembuat produk produk APD yang meliputi hazmat kit, pelindung wajah, masker kain dan sarung tangan. (Yan).

admin

Eko Priyanto lahir di kota Wonosobo 27 April 1982, Alumni Sistem Informasi disalah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta dan memperoleh gelar Sarjana Komputer (S.Kom). Memulai mengenal pemograman website sejak tahun 2007 hingga sekarang. Saat ini fokus sebagai profesional Web Design dan menjadi penulis dibeberapa blog tutorial miliknya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button