Ada Usul Komite Kewirausahaan Berada Dibawah Presiden

Pipnews.co.id, Jakarta 2 Februari 2018

Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS mengungkapkan, terkait draf RUU Kewirausahaan Nasional ada usulan dari Bank Indonesia (BI) agar pengembangan kewirausahaan di Indonesia berada di tangan satu badan atau komite tersendiri yang langsung di bawah Presiden RI.

BI juga mengusulkan akan meminta pihak perbankan untuk menyalurkan 20% dari total kreditnya untuk disalurkan ke kalangan wirausaha, termasuk wirausaha pemula. “Saya kira itu usulan yang baik untuk bisa dimasukkan ke dalam pasal-pasal Kewirausahaan Nasional dan menjadi bahan pembahasan dengan DPR RI”, kata Prakoso kepada wartawan di Jakarta, Selasa (30/1).

Prakoso menambahkan, dengan di bawah satu badan atau komite Kewirausahaan Nasional nantinya seluruh anggaran di kementerian dan lembaga akan berada dalam satu wadah saja. “Seperti kita ketahui, selama ini hampir seluruh Kementerian dan Lembaga (K/L) termasuk BUMN memiliki program pengembangan kewirausahaan. Dengan berada di bawah satu badan atau komite, pengembangan kewirausahaan akan lebih terarah dan terukur”, tandas Prakoso.

Prakoso mencontohkan Malaysia dimana pengembangan kewirausahaan disana langsung berada di bawah kontrol Perdana Menteri Malaysia. “Dan lihat hasilnya, program Kewirausahaan Nasional di Malaysia sangat maju”, imbuh Prakoso seraya menyebutkan bahwa dalam RUU Kewirausahaan Nasional juga dibahas mengenai wirausaha pemula dan wirausaha sosial. “Intinya, 35 pasal yang ada dalam RUU akan mengakomodir dan mengikuti kemajuan zaman”, tegas dia.

Selain itu, lanjut Prakoso, ada juga usulan menarik dari anggota DPR yaitu agar mata pelajaran kewirausahaan diajarkan di sekolah-sekolah mulai tingkat dasar, bahkan mulai di tingkat TK. “Saya sangat setuju usulan ini. Apalagi, Kemendiknas juga terlibat dalam pembahasan draft RUU Kewirausahaan Nasional”, kata Prakoso. (Yan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.