Agar Kasus Pembajakan Hak Paten atas Kopi Gayo dan Lada Putih Muntok tak Terulang, Kemenkop-UKM Harus Gencar lagi Lakukan Sertifikasi Produk UKM

Pipnews.co.id, Berau – Kementerian Koperasi dan UKM menilai masalah sertifikasi produk merupakan isu penting dan harus ditangani serius. Banyak produk UKM baik produk kerajinan, perkebunan, tekstil dan makanan olahan yang diproduksi dari Indonesia, perlu segera disertifikasi sebagai perlindungan hukum kepemilikan merek atau hak paten.

Sebab, suatu produk yang bermutu khas dan terkenal tentu banyak ditiru orang sehingga perlu diupayakan perlindungan hukum yang memadai bagi produk-produk tersebut. beberapa produk Indonesia yang dimaksudkan itu diantaranya lada putih Muntok, Kopi Gayo, Kopi Arabika Kintamani Bali, Kopi Arabika Mandailing dan masih banyak lagi yang telah lama dikenal oleh konsumen di berbagai negara sejak dahulu dan hingga sekarang.

Dengan semakin ketatnya persaingan, perdagangan suatu produk akan tetap mendapat permintaan tinggi apabila ciri khas dan kualitas bisa dipertahankan serta dijaga konsistensinya.

Demikian diungkapkan Plt Deputi Produksi dan Pemasaran Kemenkop UKM Rosdiana V. Sipayung, melalui sambutan yang dibacakan Asisten Deputi Standarisasi dan Sertifikasi, Sitti Darmawasita, pada acara pembukaan Konsultasi dan Pemberkasan dalam Rangka Standarisasi dan Sertikasi Produk KUKM di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Rabu (5/9).

Rosdiana menambahkan, dalam beberapa kasus telah terbukti bahwa nama Lada Putih Muntok atau Muntok White Pepper telah banyak digantikan dengan produk serupa dari Vietnam, China atau daerah lain yang diperdagangkan dengan nama Muntok White Pepper. Contoh lainnya, kopi Arabika Gayo pun telah didaftarkan sebagai merek dagang pihak asing. Akibatnya eksportir asal Gayo, Aceh dilarang memasukan produknya ke Eropa dengan nama Gayo.

“Kasus serupa jangan sampai terulang lagi karena merugikan produsen UKM tanah air. Kita harapkan para UKM juga memiliki kesadaran tinggi untuk segera mendaftarkan produknya agar tidak direbut negara lain,” ungakpnya lagi.

Masih jelas dia, kepemilikan merek dagang bagi UKM merupakan kebutuhan utama, karena akan menjadi Identitas dan Tanda Pengenal masing-masing produk UKM, sehingga perlu didaftarkan Hak Kepemilikan Merek Dagangnya. “Selain itu, para pelaku UMKM perlu dilindungi kreativitas dan hasil karyanya agar tidak diakui pihak-pihak lain sebagai miliknya. Nah, dalam rangka itulah maka kegiatan ini kita laksanakan,” imbuhnya.

Sesuai Undang-Undang (UU) No 20/2008 tentang UMKM, mengamanatkan pengembangan promosi dagang yang dilakukan Pemerintah dan Pemda, dengan mendorong Fasilitasi Pemilikan Hak Atas Kekayaan Intelektual atas produk dan desain, serta mendorong memperoleh sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual.

Untuk itu kedepannya tandas Rosdiana, para pelaku KUMKM, dapat terus melakukan perubahan dan perbaikan, baik di bidang produksi, inovasi, sertifikasi maupun manajemen untuk menghasilkan produk yang kompetitif, termasuk harga dan kualitas sehingga dapat bersaing di pasar global. Selain itu mereka juga memiliki jiwa dan semangat kewirausahaan yang kental. Maka adanya acara Standardisasi dan Sertifikasi Produk KUMKM akan makin menumbuhkan semangat usaha yang berkelanjutan dengan skala yang lebih besar (naik kelas).

Sementara Plt Asisten Deputi Standarisasi dan Sertifikasi Sitti Darmawasita juga memberikan arahan kepada para pelaku UKM yang mengikuti acara Konsultasi dan Pemberkasan dalam Rangka Standarisasi dan Sertikasi Produk KUKM.

Demikian para pelaku UKM yang mendapat kesempatan mengikuti acara tersebut juga mengatakan sangat terbantu oleh program Kemenkop dan UKM, terkait sertifikasi produk dengan fasilitasi gratis sekaligus pendampingan pemberkasan mereka.

Pada kesempatan tersebut juga hadir sebagai narasumber Ditjen HAKI Kemenkum HAM Kelly Antonio, sekaligus menyerahkan Hak Cipta kepada Abdullah dengan Motif Serantau. Didampingi Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kab. Berau, Wiyati. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.