Aprindo Dukung Program Pemerintah Majukan Produk Lokal dan UMKM

Pipnews.co.id, Semarang – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menjalin Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk, PT Perkebunan Nusantara (holding) dan Koperasi Pinsar Indonesia. MoU ini ditujukan guna mendukung progran pemerintah dalam pembiayaan  serta peningkatan daya saing dan penggunaan produk dalam negeri melalui pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di gerai ritel modern anggota Aprindo.

MoU ditandatangani bersama oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kemebdag Syailendra, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank BNI (Persero) Tbk Sis Apik Wijayanto, Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey, Direktur PT Perkebunan Nusantara (Persero) Abdul Gani dan Ketua Koperasi Pinsar Singgih Januratmoko. Peristiwa yang diadakan di Kota Semarang, Jawa Tengah pada (15/10) disaksikan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dan Gubernur Jawa Tebgah Ganjar Pranowo.

Mengutip siaran pers (18/10), Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey mengatakan, penandatanganan MoU ini merupakan Komitmen Berkelanjutan Aprindo mendukung produk UMKM mendapatkan pembiayaan dengan skema menarik, memperluas pasar dan menambah potensi penghasilan. Selain itu bersimulasi meningkatkan kualitas produk sehingga tidak hanya bersaing di domestik tetapi di pasar internasional.

“Kerjasama dengan PT Perkebunan Nusantara ini merupakan pertama kali dilakukan Aprindo dengan tujuan produk produk perkebunan rakyat yang dikelola PT Perkebunan Nusantara dapat dijual di seluruh gerai ritel modern anggota Aprindo,” ujar Roy dalam siaran pers.

Sementara itu, Mebdag Agus Suparmanto menjelaskan, permasalahan yang sering dijumpai UMKM pada aspek kualitas produk, modal, desain kemasan, dan pasar. “Untuk itu pemerintah dengan dukungan pihak pihak terkait berkomitmen membantu menyediakan dan memperluas pasar produk UMKM  dengan memberikan kemudahan pembiayaan dan pemasaran bagi UMKM,” ujar Mendag Agus.

Mendag Agus menambahkan, nota penting kesepahanan dan perjanjian kerjasama tersebut mencakup koodinasi antar pihak terkait pertukaran  data informasi serta pembinaan terhadap UMKM. Ia berharap tindak lanjut nota kesepahanan ini bisa membawa UMKM bangkit untuk kemudian naik kelas. (Yan).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.