Beras Bulog di Pasok ke Polsek dan Koramil, Agar Harga Tak Dipermainkan

Pipnews.co.id, Jakarta 6 Mei 2018 – Dalam upaya mengantisipasi harga beras tidak dipermaikan oleh para pedagang nakal dan sekaligus mengamankan tidak ada kelangkaan beras di pasaran, maka Bulog membuat kebijakan baru, yaitu beras Bulog akan dipasok di sekitar Kepolisian Sektor (Polsek) dan Komando Rayon Militer (Koramil) yang ada di masing-masing kecamatan.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengakatakan hal tersebut saat berbincang dengan wartawan di Jakarta (4 Mei 2018). “Ini kebijakan baru yang kita ciptakan untuk mengamankan harga dan ketersedian beras kebutuhan masyarakat,” ujar Buwas, yang baru saja diiangkat menjadi orang nomor satu di Bulog menggantikan Djarot Kusumayakti.

Tidak sampai disitu lanjut Buwas, beras Bulog juga akan digelontorkan ke warung-warung kelontong. Dengan cara ini, ia yakin tidak ada lagi permainan harga beras yang biasa dilakukan oleh para pedagang. Dia juga menjamin tidak akan terjadi kelangkaan beras.

Beras Bulog yang disebar pun bukan dalam bentuk karungan tetapi sudah kemasan. Satu kemasan beras Bulog yang nanti dijual berisi 5 kg sampai 10 kg. Bahkan ada juga beras yang dikemas berisi 1/4 kg. Buwas menyebutnya beras renceng.

“Nanti saya lagi membuat bagaimana istilah saya itu beras renceng, beras yang dikemas 1/4 kg gitu ya. Sehingga orang kalau butuh hanya punya uang Rp 2 ribu ya tetap bisa beli beras untuk makan hari itu. Kan mudah dibeli karena ada di warung-warung,” ujarnya.

Buwas menjamin terobosan ini mampu memotong mata rantai distribusi beras. Sehingga semua pihak diuntungkan termasuk petani.
“Jadi tidak ada yang dirugikan, petani juga mendapatkan keuntungan dan harganya tidak bisa dipermainkan oleh tengkulak,” jelasnya. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.