Bintang Puspayoga: Kaum Ibu Pengungsi Gempa Lombok segera Diberikan Pemberdayaan agar Kegiatan Ekonomi tidak Mandek

Pipnews.co.id, Tanjung – Penasehat Dharma Wanita Kementerian Koperasi dan UKM, Bintang Puspayoga kembali mengunjungi sekaligus memberi bantuan kepada pengungsi gempa di Lombok, NTB. Ia berharap kepada para ibu pengungsi dapat melakukan kegiatan yang bermanfaat selama di pengungsian.

Selain itu dalam kunjungan kedua kalinya ini Bintang meminta kepada Dinas Koperasi dan UKM, serta para ketua posko melakukan pendataan terkait kegiatan ekonomi pengungsi, khususnya ibu-ibu. Itu semata, ia ingin segera melihat para pengungsi, terutama kaum ibu lekas melakukan kegiatan ekonomi agar cepat bisa menopang kebutuhannya.

“Kita ingin mengetahui ibu-ibu melakukan kegiatan ekonomi apa, disesuaikan dengan kegiatan ekonomi mereka sebelumnya. Kegiatan itu mungkin bisa tetap dilaksanakan meski ada di pengungsian, sehingga para ibu dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan bisa mendapatkan penghasilan,” ujarnya, Kamis (30/8).

Bintang menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan para deputi di Kemenkop dan UKM yang bisa memberikan bantuan guna mendukung pemulihan ekonomi ibu-ibu pengungsi. Menurutnya dukungan tersebut bisa dalam bentuk pelatihan dan alat-alat agar mereka bisa bekerja, sehingga tidak hanya menunggu pagi ke malam tanpa kegiatan.

Bintang tetap menginginkan harus ada pemberdayaan yang bisa dilakukan Kemenkop UKM. Semata demi kehidupan ekonomi keluarga tidak berhenti. Hal ini terkait saat kunjungannya di posko Dusun Embar-embar, Desa Akar-akar, Lombok Utara, dia mendapat penjelasan dari para ibu, sebelum berkumpul di pengungsian, mereka bekerja sebagai petani singkong. Lalu menjual singkong hasil panen ke pasar tanpa diolah lebih lanjut.

“Untuk itu saya berharap jika telah diberi pelatihan bagaimana mengolah dari bahan mentah menjadi makanan olahan ada nilai tambah. Kemudian dilatih mengemas yang baik sehingga ibu-ibu tidak cuma menjual singkong kiloan ke pasar,” tegasnya.

Imbuh isteri Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga ini, mengatakan pola tersebut juga pernah dilaksanakan saat terjadi pengungsian di Bali saat terjadi erupsi Gunung Agung beberapa waktu lalu. Para ibu diberikan pemberdayakan membuat kerajinan seperti anyaman. “Hasil kerajinannya itu kemudian dibeli sehingga mereka mendapatkan penghasilan selama di pengungsian,” jelasnya lagi.

Dalam kunjungan tersebut Bintang Puspayoga yang didampingi pengurus Dharma Wanita Kemenkop UKM, Fransisca Kunto Darsono dan Nurjanah, melakukan penijauan di beberapa pos pengungsi dengan menyerahkan bantuan berupa makanan bayi, mie instan, pembalut wanita, biskuit, air mineral. Adapun posko-posko yang disambangi adalah posko pengungsi Dusun Apitai, Desa Guntur Macan Lombok Barat, Dusun Cupek, Desa Sigarpenjalinm Lombok Utara dan Dusun Embar-embar, Desa Akar-akar, Lombok Utara.

Akibat bencana gempa tersebut dan meluluhlantakkan bangunan, juga berimbas pada koperasi terutama di Lombok Utara. Dari 112 koperasi di daerah tersebut, hanya satu bangunan koperasi yang masih berdiri tegak. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.