Dekopin Gelar Diklat Perkoperasian dan Kewirausahaan di Kota Kelahiran Koperasi Purwokerto

Pipnews.co.id, Purwokerto – Pelatihan Perkoperasian dan Kewirausahaan oleh Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) bertajuk “Perkoperasian dan Kewirausahaan serta Fasilitasi Pembentukan Koperasi bagi Kelompok Masyarakat Strategis” di gelar di Hotel Atrium, Purwokerto, Kab Banyumas.

Menurut Ketua Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kab Banyumas, M Arsyad Dalimunte, acara pelatihan yang diinstrukturi oleh awak-awak Lapenkop, yakni sebuah perangkat Dekopin yang menangani bermacam pelatihan seputar perkoperasian ini, merupakan kehormatan bagi lembaga yang dipimpinnya, dipilih sebagai tuan rumah pegelaran pelatihan. “Tidak sebatas itu, obyek yang dilatih juga mayoritas berasal dari kelompok masyarakat di Kab Banyumas,” ungkapnya di Purwokerto pada Rabu (21/11).

Acara pelatihan selama 6 hari (12-16 Nopember) itu, selain dihadiri punggawa Dekopin Pusat juga dari delegasi Kesbangpol Prov Jawa Tengah, perwakilan Dekopinwil Prov Jawa Tengah, Kadinakerkop Kab Banyumas, perwakilan Pemkab Banyumas dan Ketua Dekopinda.

Nasir Manan dari Dekopin mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan taraf ekonomi melalui koperasi. Dia juga mengutip kalimat Bung Hatta sang proklamator yang juga Bapak Koperasi Indonesia, bahwa koperasi adalah pendidikan. Koperasi lahir bukan semata-mata mencari keuntungan. Intinya kata Nasir, penggalan kalimat tersebut dimaksudkan untuk menandaskan kalau penyelenggaraan pendidikan perkoperasian ini merupakan upaya awal, agar koperasi lahir dari kelompok masyarakat itu strategis, dan didasarkan pada nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi.

Nasir juga berharap, koperasi yang akan lahir dari pelatihan ini akan mampu berkembang dan menjadi media penolong peningkatan/perbaikan ekonomi para anggotanya. Masih lanjut Nasir, Dekopin sebelumnya juga sudah menggelar kegiatan serupa di Kab. Garut dan Tasikmalaya.

Sementara Suprapto yang mewakili Kepala Dinkop & UKM Prov. Jateng sangat apresiatif terhadap penyelenggaraan acara tersebut. Dengan demikian, setiap anggota akan memiliki ilmu pengetahuan dan pemahaman yang cukup untuk berkoperasi. Dia juga berharap koperasi yang akan terbentuk nantinya efektif sebagai media menolong diri sendiri (self help).


Masih kata dia lagi, dalam menjalankan koperasi juga harus mereferensi pada prinsip-prinsip koperasi, yaitu keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka, pengelolaan secara demokratis, partisipasi ekonomi, informasi dan pendidikan, kerjasama antar koperasi, dan kepedulian terhadap komunitas. “Koperasi yang dijalankan berdasarkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip akan membimbing sebuah koperasi pada kemanfaatan-kemanfaatan yang luas, sebagaimana konsepsi dasarnya. Untuk itu kami mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini,” ujarnya.

Tambah Suprapto, koperasi merupakan madrasah penuh hikmah yang membimbing anggotanya menjadi pribadi yang lebih produktif. Karenanya, pendidikan dan pelatihan tersebut harus dimaksimalkan oleh segenap peserta. Tujuannya untuk mengenal lebih jauh dan lebih memperdalam ilmu, sehingga memiliki bekal dan dasar yang cukup saat menjalankan koperasi, baik sebagai anggota, pengurus dan juga pengawas.

Sementara itu Didi Rudwiyanto mewakili Bupati Banyumas berterima kasih kepada Dekopin atas pemilihan Kab Banyumas sebagai tempat penyelenggaraan, sehingga penambah semangat untuk mensukseskan pelaksanaan Harkopnas 2019, dimana Kab Banyumas akan bertindak sebagai tuan rumah.

Adapun Kadisnakerkop Banyumas Wisnu, terkait permintaan Dekopin untuk membimbing dan memfasilitasi pendirian koperasi kelompok masyarakat strategis ini, menyatakan siap sesuai dengam tugas dan kewenangan yang ada di dinasnya. “Kami akan bekerjasama dengan Dekopinda dalam membimbing koperasi yang akan dibentuk, sehingga output-nya sesuai dengan yang direncanakan,” ujarnya.

Direktur Perencanaan Program Dekopin Pusat Abdul Wahab, menyampaikan bahwa pembentukan koperasi itu merupakan bagian dari upaya de-radikalisasi, dan sekaligus perekat masyarakat yang berujung pada keterjagaan persatuan dan kesatuan bangsa.

Masih kata dia melalui koperasi yang akan dibentuk itu, masyarakat akan bekerjasama secara produktif sehingga akan berdampak pada perbaikan atau penguatan ekonomi. “Sejak malam ini sampai 5 (lima) hari kedepan, 25 peserta yang mayoritas berasal dari Kab Banyumas akan di didik dan dilatih perkoperasian dan kewirausahaan. Usai pelatihan, mereka akan langsung membentuk koperasi dan segera melakukan kerja nyata nan produktif,” tandasnya. (Eka S/Awes).

1 Comment on Dekopin Gelar Diklat Perkoperasian dan Kewirausahaan di Kota Kelahiran Koperasi Purwokerto

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.