Dekranas Gandeng Kemenkop Tingkatkan Kualitas Produk Kerajinan bagi UKM

pipnews. Co.id, Makassar – Industri kerajinan saat ini telah berkembang pesat di seluruh pelosok Nusantara. Hal terebut karena didukung banyaknya bahan baku lokal yang tersedia, seperti serat alam untuk anyaman, tanah liat untuk keramik, kayu, batuan, logam dan lain-lain.

Hanya saja, industri ini tumbuh sangat bervariasi dari skala mikro, kecil sampai skala menengah namun berbagai kendala juga masih dihadapi. Terutama dalam hal permodalan, pemasaran, teknik produksi dan lain-lain. Sisi lainnya persaingan di pasar global semakin ketat. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya nyata untuk mendorong para perajin agar lebih giat dan berdaya saing.

Demikian di antara yang dipaparkan Ketua Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Bintang Puspayoga, saat membacakan pidato tertulis Ketua Umum Dekranas, Hj Mufidah Jusuf Kalla, pada acara Sinergi Program Kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dewan Kerajinan Nasional dan TP PKK, di Makassar, Jumat (12/4).

Di tengah-tengah acara yang juga dihadiri Koes Muldoko, Ketua Dekranasda Propinsi Sulsel, Liestiaty F Nurdin, Deputi Pembiayaan Kemenkop dan UKM Yuana Sutyowati, Deputi Produksi dan Pemasaran Victoria BR Simanungkalit, Dirut LLP KUKM Emilia Suhaemi, dan para Ketua Dekranasda tingkat II di Sulsel, serta pengrajin di Sulsel, Bintang menekankan agar pemerintah terus meningkatkan kemampuan SDM supaya produk-produk

“Kami menyambut baik penyelenggaraan kegiatan sinergi ini dalam upaya meningkatkan wawasan UMKM Perajin agar lebih berdaya saing. Dekranas pun telah melakukan berbagai program dalam membina dan mengembangkan UKM kerajinan di seluruh Nusantara,” tandas Bintang.

Masih kata dia, Dekranas juga memandang sangat penting untuk melakukan pembinaan dan pengembangan UMKM di Sulawesi Selatan mengingat banyak potensi yang dapat dikembangkan. Dimana salah satu upaya tersebut imbuh Bintang dengan melakukan pelatihan-pelatihan seperti di bidang desain, karena tren desain produk kerajinan sangat cepat berubah. “Peningkatan kreatifitas dan inovasi desain perlu dilakukan, namun tetap mempertahankan identitas tradisional agar nuansa warisan budaya tetap harmoni dengan kekinian,” tukasnya.

Adapun Ketua Dekranasda Propinsi Sulsel, Liestiaty F Nurdin mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mengawal program Koperasi dan UKM di Sulsel. Karenanya dia berharap UKM Sulsel terus dibina oleh Dekranas pusat, supaya produk-produk dari Sulsel kualitasnya meningkat dan bisa bersaing dengan produk dari daerah lain. “Kami sangat senang dan mendukung agar produk kerajinan di Sulsel ini terus meningkat dan berkualitas sehingga mampu bersaing. Untuk itu kami minta terus dibina oleh Dekranas,” ujar Liestiaty.   

Juga diinformasikan sebelum menghadiri acara, pagi harinya rombongan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE) Kabinet Kerja tersebut dan tim Dekrans Pusat juga telah melakukan peninjauan lokasi pengrajin dan mengunjungi PAUD Masagena Binaan TP PKK Sulsel, dalam rangka sosialisasi cuci tangan pakai sabun itu penting untuk cegah stunting.

Pada kesempatan tersebut , selaku ketua pelaksana acara, Yuana Sutyowati mengatakan, acara ini digelar untuk mendukung inisiatif yang sudah baik dari Dekranasda Sulsel. Kemenkop dan UKM berharap acara ini dapat memberikan pengetahuan dan penguatan usaha bagi para pelaku UKM di Makassar, melalui penyuluhan perkoperasian kepada kelompok Usaha Bersama pra Koperasi, bimbingan teknis HAKI, pelatihan manajemen koperasi dan pengelolaan koperasi serta pelatihan kewirausahaan untuk wirausaha pemula.

“Kegiatan ini akan terus kita galakkan sebagai upaya untuk mendukung percepatan pertumbuhan koperasi dan UKM di Indonesia,” ujar Yuana. (Slamet A Wijaya).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.