Digitalisasi Induk KUD Perkuat Jaringan Se-Indonesia

Pipnews.co.id, Jakarta – Menyadari betapa pentingnya pemahaman terkait dengan digitalisasi, maka Induk Koperasi Unit Desa (Induk KUD), yang beranggotakan 29 Pusat KUD, 1 Puskoppas dan 1 Pusat KSU telah menggelar pelatihan tentang digitalisasi. Pelatihan yang diadakan selama dua hari (22-23 Februari) di kantor PT Ezeelink Indonesia diikuti para Pengurus KSU dan Koppas di DKI Jakarta.

Ketua Umum Induk KUD Herman Wutun memaparkan, manfaat digitalisasi memang sangat besar bagi seluruh koperasi di Indonesia. Manfaat yang dirasakan antara lain adalah informasi anggota lebih jelas, informasi produk lebih detail, informasi aset lebih transparan dan mengatur modal kerja lebih akurat,. Di luar itu kerja sama dengan pihak ketiga juga lebih transparan serta manajemen dokumen lebih rapi dan sistem berjalan 24 jam.

Kata dia, PT Ezeelink Indonesia selaku pebisnis dibidang digitall adalah mitra Induk KUD dalam mengintegrasikan sistem kinerja di Induk KUD beserta jaringannya, Pusat KUD, Puskoppas dan Pusat KSU.

“Target kami dengan digitalisasi ini dapat mendorong lebih akurat dalam mengambil keputusan bisnis, mendukung peningkatan permodalan koperasi dan dapat meningkatkan kepercayaan pihak luar sebagai mitra bisnis,” ujarnya.

Herman juga meyakini dengan digitalisasi, akan dapat menciptakan data base yang lebih lengkap untuk kemudian membawa KUD, KSU dan Koppas sebagai mitra pemerintah dalam ekonomi kerakyatan. Termasuk dalam hal ini sebagai pelaku distribusi pupuk bersubsidi.

Masih Herman dikatakan, total anggota Induk KUD di seluruh Indonesia ada 9.437 koperasi primer dengan anggota perorangan (data lama) 13,4 juta. “Targetnya tahun ini kami bisa menyentuh 1 juta anggota perorangan untuk pemutakhiran data dan digitalisasi,” imbuhnya lagi.

Sementara itu, Salekan SH, MM Asisten Deputi Perundang-undangan Kemenkop dan UKM, dalam sambutannya menjelaskan, era digitalisasi keniscayaan karena kalau tidak diikuti akan ketinggalan.

“Koperasi juga begitu, tidak boleh lengah, memang banyak koperasi sudah menggunakan sistem digital untuk meningkatkan layanan. Saya berharap pelatihan ini bisa terus dikenbangkan untuk mengembalikan kejayaan Induk Koperasi,” katanya.

Solekan juga ingat pada zamannya Induk Koperasi pernah pengambil peran penting dalam perekonomian Indonesia. “Untuk itu semoga imej negatif KUD selama ini bisa dikikis dengan langkah digitalisasi ini,” ujarnya. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.