Gubernur Jatim Soekarwo Didaulat Berbicara tentang Ekonomi UMKM di Singapura

Pipnews.co.id, Singapura 13 September 2018

Dipenghunjung jabatannya sebagai Gubernur Jawa Tmur, Gubernur DR. Soekarwo SH, MH mendapat kehormatan menjadi pembicara di negara Singapura tentang bagaimana kiat Jawa Timur menumbuhkan ekonomi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Dalam event bertajuk Asia Economic Forum, The World Bank Group-Asia Competitiveness Institute (ACI) 2018 itu, pria yang akrab disapa Pakdhe Karwo ini menyebut UMKM tak hanya berkontribusi tetapi juga menjadi tulang punggung perekonomian Jatim.

“Inilah yang menjadi backbone ekonomi Jatim,” papar Pakdhe Karwo di Gedung Oei Tiong Ham Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapura, pekan lalu.
Mengutip Detiknews Soerkarwo memaparkan, di tahun 2012 UMKM memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 54.98 persen dan naik menjadi 57.52 persen di tahun 2016. Kontribusi ini didukung dengan pertumbuhan UMKM yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Data dari sensus ekonomi yang dilakukan pada tahun 2006, jumlah UMKM di Jatim mencapai 4,2 juta di 2006. Namun di tahun 2012 jumlahnya bertambah menjadi 6,8 juta. Jumlah ini pun bertambah sebanyak 12,1 juta UMKM di tahun 2016.

Pakdhe Karwo menjelaskan, UMKM juga membantu menyerap 19 juta tenaga kerja. Rinciannya sebanyak 13.966.706 orang dari sektor non-tani, 4.981.504 orang dari sektor pertanian, juga tenaga kerja usaha yang mencapai 373.294 orang.
Gubernur Jatim dua periode itu menjelaskan, pihaknya juga memberikan dukungan penuh kepada munculnya UMKM-UMKM di Jatim melalui sejumlah kebijakan. Di antaranya pemberian suku bunga murah dan stimulus kredit murah dengan metode loan agreement melalui perbankan. Ada pula konsep Jatimnomics untuk membantu ekonomi provinsi agar tumbuh inklusif dan berkeadilan.

“Konsep ini menghadirkan kebijakan yang adil dan tepat untuk melayani serta memfasilitasi perekonomian, baik untuk segmen besar, menengah, maupun kecil. Konsep ini merupakan trisula strategi ekonomi pembangunan yang terdiri dari peningkatan basis produksi UMKM dan besar, pembiayaan yang kompetitif, serta pengembangan pasar atau perdagangan,” ujar Pakdhe Karwo.

Di kesempatan yang sama, Direktur ACI Prof Tan Khee Giap menjelaskan, Jatim memang terkenal dengan konsep Jatimnomicsnya. Untuk itu, ACI sengaja mengundang Pakdhe Karwo untuk mendengar penjelasan tentang konsep itu.

“Kami mengundang Bapak Gubernur ke Singapura karena konsep Jatimnomics bisa dilakukan dan sangat efektif dengan penduduk yang besar. Dibandingkan dengan Singapura yang hanya memiliki jumlah penduduk sebesar 5 juta penduduk,” ujarnya. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.