Harkopnas ke-72 Tahun 2019 di Purwokerto Bernada Napak Tilas

Tugu/Patung Raden Wiryaatmaja, pemrakarsa koperasi pertama di Indonesia (1896) berada di kota Purwokerto,

Pipnews.co.id, Purwokerto – “Harkopnas Bernada Napak Tilas”, mungkin kalimat ini tepat mewakili apa yang akan berlangsung  di 12 Juli 2019 nanti dimana gerakan koperasi  Indonesia akan menggelar peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopkas) ke 72 yang berpusat di Kota Purwokerto, Jawa Tengah.

Pemilihan Purwokerto mengingatkan kembali pada sejarah koperasi  dimana kota Purwokerto merupakan tempat kelahiran koperasi pertama di Indonesia yang diinisiaso seorang patih bernama Raden Wiryaatmaja. Di kota inilah pertamakali model ekonomi kerakyatan (koperasi) diperkenalkan di Indonesia tahun 1896.

Purwokerto menjadi tempat pegelaran Harkopnas ke-72 ini tidak di nyana sama sekali sebelumnya. Semua bermula dari hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Koperasi nIndonesia (Dekopin) yang digelar di Semarang Jawa Tengah pada 12-14 Oktober 2018  di GM Setos Hotel.

Kala itu, Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid selaku pimpinan rapat menawarkan kesediaan Prov Jawa Tengah menjadi tuan rumah pelaksanaan Harkopnas ke-72 tahun 2019 kepada Ganjar Pranowo.  Dan gayung bersambut, Gubernur  Jawa Tengah inipun menyatakan kesiapannya.

“Siap, pak Nurdin, Jawa Tengah bersedia jadi tuan rumah Harkopnas ke-72, yang jatuh pada tanggal 12 Juli tahun 2019,” tutur Ganjar, yang kala itu memang ikut diundang memberikan  ceramah dihadapan peserta Rakernas.

Muhammad Arsad Dalimunthe, Ketua Dekopinda Kab. Banyumas (kiri)

Harkopnas 2019 memang masih sekitar 7 (tujuh) bulan lagi, namun persiapan harus sudah dimulai sedini mungkin mengingat bahwa event ini akan dihadiri lebih kurang 6.000 (enam ribu)  pegiat dan pejuang koperasi dari seluruh penjuru tanah air. Termasuk delegasi dari 19 (sembilan) negara sahabat juga akan ikut hadir di puncak perayaan tahunan ini.  Satu hal lagi,  acara ini juga akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia dan beberapa menteri kabinet kerja.

Atas hal ini, Pemprov Jawa Tengah melalui Dinas Koperasi & UMKM mengusulkan 3 (tiga) kota alternatif sebagai tempat pegelaran Harkopnas, yaitu kota Semarang, Purwokerto dan Karanganyar. Al-hasil Gubernur Jawa Tengah akhirnya menetapkan Purwokerto sebagai tempat Harkopnas.

“Mungkin, salah satu pertimbangannya adalah karena di Purwokerto-lah  koperasi pertama di Indonesia lahir. Sehingga, pemilihan Purwokerto menjadi semacam napak tilas yang diharapkan me-refresh dan bahkan melipatgandakan spirit para pegiat dan pejuangan koperasi di tanah air,” tutur Ketua Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kabupaten Banyumas Muhamad Arsad Dalimunthe, saat Pipnews.co.id datang bertandang ke Purwokerto (29-30/2018).

Upaya Awalpun Dimulai

Komunikasi strategispun bermula guna membangun semangat sama dalam men-sukseskan pegelaran acara sakral ini. Rapat koordinasi pun dilakukan dipenghujung Oktober 2018 yang melibatkan Panitia Pusat Dekopin, Kadinkop UKM Prov Jateng beserta jajarannya, Staff Khusus Gubernur Jateng, Ketua Dekopinwil Prop Jawa Tengah. Rakor pun digelar di Kantor Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kab, Banyumas. Hadir juga di acara ini Kadin Tenaga Kerja, koperasi & UKM beserta jajarannya, Dekopinda Kab, Banyumas, Bappedalitbang Kab, Banyumas, Dinporparbud Kab, Banyumas, protokoler Kabupaten dan instansi lain yang relevan dengan agenda ini.

Usai rapat, kunjungan lapangan pun dilakukan seperti alun-alun, GOR Satria, lokawisata Baturraden & Makam Wiryaatmaja. Pada titik-titik itulah nanti serangkaian agenda Harkopnas digelar. “sangat layak”, demikian kesimpulan akhir dipenghujung kunjungan lapangan. Komunikasi strategis seputar budgetting pun dimulai, baik di lingkungan Pemprov Jateng maupun dilingkungan Pemkab Banyumas. Satu hal yang menjadi catatan penting, terbangun semangat luar biasa untuk men-sukseskan pegelaran ini.

Menghindari Keterjebakan dalam “Ceremony Miskin Substansi”

“Ini moment sangat strategis  dan mungkin tidak akan datang lagi dalam seratus tahun mendatang. Kami menyambut baik dan sangat bersyukur serta sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur Jateng, Ketua Dekopinwil dan Pimpinan Dekopin Pusat bila Purwokerto dipilih sebagai tempat perhelatan Harkopnas. Ini merupakan kehormatan bagi Pemerintah Daerah Kab. Banyumas dan segenap gerakan koperasi di lingkungan Kab. Banyumas. Ini sebuah kepercayaan dan kami siap bahu membahu dengan Pemkab Banyumas, Pemprov Jateng, Dekopinwil dan gerakan koperasi di Jawa tengah  dalam men-sukseskan agenda ini”, ungkap Arsad Dalimunte.

“Kami akan mencoba menjadikan momen ini tidak sekedar ceremony, tetapi kaya substansi serta mendatangkan multi efek bagi gerakan koperasi di Indonesia, Jawa Tengah dan juga Banyumas tentunya. Ini juga merupakan moment yang sangat baik mempromosikan daerah dengan segala potensi dan keunikannnya yang kaya.  Oleh karena itu, moment ini akan kami maksimalkan agar bisa mendatangkan dampak luas dan tidak sekedar jangka pendek. 6000 (enam ribu) peserta dan delegasi mancanegara dari 19 (sembilan belas) negara yang akan hadir   merupakan jumlah yang kebih dari cukup untuk mengabarkan tentang hal-hal keren dan inspiratif yang ada di Kab. Banyumas & Provinsi Jawa tengah.

Disamping semakin merekatkan sesama pegiat dan penggerak koperasi di tanah air dan mancanegara, kami juga berupaya agar perhelatan Harkopnas mendatangkan  peluang kemitraan jangka panjang, baik antar koperasi maupun antar daerah dan bukan tidak mungkin juga antar negara. Untuk mendukung hal tersebut, kami akan menggelar lokakarya lintas stake holder guna membangun semangat saling bahu membahu, mendengar aspirasi,  mendapatkan ide-ide kreatif yang akan semakin menyemarakkan Harkopnas nanti.

Kami ingin semua elemen khususnya di lingkungan Kab. Banyumas memandang Harkopnas sebagai “kerja bersama dan menjadi kebanggaan semua” sehingga terpanggil untuk berkontribusi dan berpartisipasi secara proporsional. Semua itu dilakukan demi kesuksesan dan kemeriahaan Harkopnas yang diyakini tidak saja akan mendatangkan manfaat jangka pendek tetapi juga jangka panjang diberbagai sektor, termasuk sektor ekonomi, pariwisata dan juga investasi. Kami menyadari ini bukan pekerjaan yang ringan, namun kami ingin berbuat yang terbaik dan memberi kesan bagi segenap peserta dan tamu undangan yang hadir di acara akbar ini” Lanjut Bung Arsad dalam menanggapi keterpilihan Purwokerto. (Yan)

Sumber : Ketua Dekopinda Banyumas, Muhammad Arsad Dalimunthe

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.