Hinngga 22 Juli Himbara Telah Salurkan Kredit Rp 43 Trilium Padahal Dana Titipan Pemerintah Cuma Rp 30 Triliun

Pipnews.co.id, Jakarta – Luar biasa kinerja dari Bank- bank yang tergabung dalam organisasi Himbara (Himpunan  Bank Milik Negara), yaitu Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI dan Bank BTN. Bahwa Himbara ini hingga per 22 Juli 2020 telah menyalurkan kredit pinjaman sebesar Rp 43b Triliun, dan ini artinya jauh di atas dana titipan pemerintah sebesar Rp 30 triliun yang ditempatkan di Himbara sebulan lalu.

Mewakili Himbara, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wijoatmojo mengatakan,  dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat terdampak pandemi Covid-19 Himbara tidak hanya sekadar menyalurkan kredit pinjaman menggunakan dana tutipan pemerintah, tapi juga terus memaksimalkan pinjaman dengan menggunan dana sendiri.

“Sebagai bukti sampai dengan 22 Juli 2020 Himbara telah mendistribusikan kredit sebesar Rp 43 triliun kepada 518.797 debitur, atau telah terealisasi 145 persen dari total dana yang ditempstkan pemeribtah,” kata Kartika dalam Webinar yang digelar Indef Selasa (28/7).

Secara rinci lanjut Kartika, PT  Bank Rakyat Indonesia/BRI (Persero) Tbk menyalurkan dana sebesar Rp 21,21 triliun kepada 492.734 debitur, lalu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp 14,92 triliun kepada 22.582 debitor dan PT Bank Nasional Indonesia/BNI (Persero) sebesar Rp 6,04 trilium kepada 19.922 debitur. Sedang PT Bank Tabungan Negara/BTN (Persero) Tbk sebesar Rp 3 triliun kepada 13.502 debitur.

[Masih Kartika dikatakan, penempatan dana Rp 30 triliun sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2020, Himbara menargetkan untuk bisa melakukan ekspansi kredit hingga Rp 90 triliun. Pun jika sudah terxapai kata Kartika, Himbara berencana minta dana penempatan lagi dari pemerintah, namun dia tidak.merinci berapa jumlah yang diminta.

“Kalau nanti skala leverage yang diminta Kementerian Keuangan yaitu Rp 90 triliun tercapai harapan kami akan ada tambahan penempatan dana lagi sehingga kami ada peluru agar semakin agresif menyalurkan kredit baru,” kata Kartika.

Setelah melakukan penempatan dana di Himbara, Menteri Keuangan juga telah melakukan penempatan dana sebesar Rp 11,5 triliun pada tujuh Bank Pembangunan Daerah (BPD). Kecuali itu, pemerintah masih mempunyai sisa anggaran sebesar Rp 8,5 triliun untuk ditempatkan di BPD-BPD.

“Rp 11,5 triliun siap.kami salurkan untuk mendorong ekonomi daerah. Tidak ada persyaratan apa apa, kecuali menyalurkan ke sektor produktif, leverage dua kali dengan suku bunga lebih kecil dari yang selama ini mereka pinjamkan. Kita telah.menyiapkan Rp 20 triliun untuk ditempatkan di BPD,” kata Menkeu Sri Mulyani dalan konperensi sehari sebelumnya (27/7).

Tujuh BPD yang akan mendapatkan penempatan dana pemerintah adalah sebagai berikut. BPD Jawa Barat (Rp 2,5 triliun), BPD DKI Jakarta (Rp 2 triliun), BPD Jawa Tengah (Rp 2 triliun), BPD Jawa Timur ( Rp 2 triliun), BPD Sulawesi dan Gorontalo (Rp 1 triliun), BPD Bali (Rp 1 triliun) dan BPD Yogyakarta (Rp 1 triliun/dalam evaluasi). (Yan).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.