Induk KUD Menggelar Konperensi Agribisnis Internasional

Pipnews.co.id, Jakarta 1 Agustue 2018

Bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Induk Koperasi Unit Desa (Induk KUD) tahun buku 2017, maka Induk Koperasi yang beranggotakan 27 Pusat KUD, 1 Pusat KSU, 1 Puskoppas dan membawahi 9000 an Koperasi Unit Desa (KUD) yang tersebar di seluruh Indonesia, sekaligus juga menggelar Agribusiness International Converence (Konperensi Agribisnis Internasional).

Konperensi dan RAT ini digelar selama dua hari (21-22 Juli) di Ruang Puri Agung – Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta dan dibuka oleh Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring. Hadir dalam acara ini Ketua Harian Dekopin Agung Sudjatmoko, Kepala Pusat Penelitian Kementerian Pertanian Siti Munifah serta sejumlah pejabat dari berbagai istansi.
Di sana juga tampak Abel Xismenes, mantan Ketua Puskud Timor Timur, yang belakangan hari diangkat menjadi Menteri Perdagangan di pemerintahan Timor Leste. Tidak itu saja, di ssana hadir sekitar 500 orang peserta konperensi, yang sekitar 200 orang diantaranya merupakan pebisnis Malaysia, Singapore, Taiwan, China dan Rusia.

Di sinilah antara lain letak keunggulan Induk KUD, bisa mendatangkan peserta konperensi dari luar negeri. Bahkan tidak datang begitu saja, tapi sekaligus juga menandatangani kontrak kerjasama dengan sejumlah perusahaan mitra kerja Induk KUD di negara-negara yang sudah disebutkan tadi.

Sebut saja misalnya dengan Duke Capital Ltd, dari Malaysia dalam bidang kerjasama Agrikultur dan Perikanan adalah satu diantaranya. Lainya kontrak kerjasama juga bidang Agrikultur dan Perikanan dengan Beijing Zhong Shang Science and Technologi Development Co.Lt (China).

Masih kontrak kerjasama dibidang yang sama, juga dilakukan dengan Lian Hua Group Investasi dari Rusia, dan dengan Chung Yuan Christian Univercity Centre for High Value BioSource Industry Promotion (CHBPI) Taiwan.Antara lain Executive Councillor Kerajaan Penang Malsaysia Dato Abdul Halim Bin Hussain, Ryan Ong, Ken Ng of Duke Capital dari Taiwan.

Dalam sabutannya Ketua Umum Induk KUD Herman YL Wutun mengatakan, tindak lanjut kontrak kerjasama ini, nantinya pihak mitra kerja dari luar negeri selain akan selain akan investasi di Indonesia, juga akan menyiapkan pendanaan untuk diolah bersama Induk KUD. “Itu tujuan kerjasama ini, tutur Herman Wutun kepada Pipnes.co.id., usai penandatanganan kerjasama.

Adapun pembicara dalam konperensi ini, antara lain Mr. Daniel Ang, The Founder of Tradeis Academy Singapore dengan Tema : Krisis Pangan yang Menjulang dan Tren Dalam Agribisnis. Kemudian Mr Hyden Lui, The Fonder of Ezeelink Indonesia dengan Tema : Digitalisasi Dalam Pertanian dan Koperasi Pedesaan. Terakhir pembicaranya Andrie Wongso, Entrepreneur and Indonesia No. 1 Motivator dengan Tema : Optimalisasi Agribisnis di Indonesia.

Sementara agenda yang dibahas pada persidangan RAT, selain laporan pertanggungjawaban pengurus tahun buku 2017, sekaligus juga menggelar pemilihan pengurus baru periode 2018-2023.

Berikut komposisi pengurus yang terpilih. Herman YL Wutun (Ketua Umum) dari Pusat KUD NTT, Jabmar Siburian (Ketua Bidang Usaha) dari Pusat KUD Sumut, H Toto Iskandar (Ketua Bidang Organisasi) dari Pusat KUD Jabar, Statin Abas (Sekretaris) dari Pusat KUD Maluku Utara dan Zainal Arifin (Bendahara) dari Puskoppas DKI Jakarta. Sementara Pengawas diisi oleh H. Sogiono Djono (Ketua) dari Pusat KUD Jambi, Ruslimin Mahdi (Sekretaris) dari Pusat KUD Kalbar dan H Masnun sebagai Anggota.

Dengan teripilihnya kembali Herman YL Wutun sebagai Ketua Umum Induk KUD (melalui lima orang formatur), itu artinya beliau memimpin induk koperasi ini empat periode berturut-turut (20 tahun). Luar biasa. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.