Ini Kata Teten Masduki Terkait Kerja Sama Kementerian Koperasi UKM Dengan Pebisnis Daring Blibli.com

Pipnews.co.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu pegiat pers Farid Gaban telah mengkritisi kebijakan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, yang membawa kementeriannya melakukan kerja sama dengan pebisnis dalam jaringan (daring) Blibli.com dalam hal memasarkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Farid mengangap kebijakan ini tidak tepat dan tidak memihak UMKM, tapi sebaliknya semakin memperkaya sikaya. Seharusnya kata Farid Gaban Kemenkop UKM membangun sendiri daring UMKM. Kritikan yang dilansir di media sosial twitter ini juga memuat kalimat dengan nada menyindir Teten Masduki “Rakyat bantu rakyat, penguasa bantu pengusaha. Gimana nih Kang Teten Masduki How long can you go?,” bunyi twitter tersebut.

Menanggapi hal itu Teten mengatakan, ada kekeliruan informasi yang menjadi basis kritik Farid terkait kerja sama kementeriannya dengan portal belanja daring milik konsorsium Djarum Group tersebut. Teten memastikan dirinya menerima kritik Farid sebagai madukan publik. Namun ia menolak kritik tersebut sebagai delik yang mengarah ke ranah hukum. “Saya beserta Kementerian Koperasi dan UKM selalu terbuka dengan kritik. Catatan ataupun masukan yang konstruktif dari siapapun akan saya terima,” kata Teten, seperti dilansir Humas Kemenkop dan UKM di Jakarta (26/5).

Namun Teten menjawab kritik Farid. Menurut dia sedari awal memberikan pintu yang luas, pun juga keterbukaan untuk bekerjasama dengan berbagai pihak, demi memajukan koperasi dan UMKM. Karena kata dia, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan menjadi pihak tunggal dalam mengelola semua UMKM. Dia mengungkapkan ada 64 juta unit UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Karena itu lanjut Teten, Kemenkop dan UKM berusaha menggandeng platform online untuk menjadi etalase UMKM. Ekonomi digital berupa platform online saat ini paling efektif agar tetap mempertahankan dan memajukan UMKM. Teten mencatat laporan lembaga konsultan manajemen McKinsey 2018 yang menyebut, sarana ekonomi paling rfektif di era saat ini, yaitu menjadikan platform digital sebagai basis pemasaran produk masyarakat.

Menurut laporan tersebut imbuh Teten, ada empat keuntungan yang dihasilkan dari ekonomi digital. Keuntungan finansial melalui peningkatan penjualan. Penciptaan lanpangan pekerjaan bagi sentra ekonomi kecil seperti UMKM. Pun keuntungan bagi pembeli dengan peluang penghematan antara 11- 25% dari harga ritel. Keuntungan lainnya mendapatkan kesetaraan sosial, berupa kesempatan bagi kelompok perempuan untuk beraktivitas dan memperoleh pendapatan. Platform online, kata Teten semakin efektif sekarang ini, mengingat Indonesia berada di tengah-tengah penanganan pandemi global Covid-19.

Sejumlah laporan menunjukkan di antara UMKM yang bertahan dan tumbuh masa pandemi sekarang ini, adalah mereka yang sudah terhubung dengan platform digital. Platform online pun kata Teten membantu masyarakat dalam mewujudkan seruan pemerinrah menerapkan physical distancing. “Sambil tetap memenuhi kebutuhan masing masing dengan menjaga berlangsungnya aktiviras dan kegiatan perekonomian,” ujar Teten.

Ia pun menjelaskan, bukan cuma Blibli.com yang ikut bekerjasama dengan Kemenkop UKM dalam menggandeng UMKM. Menurut Teten, ada lima Platform online sejenis yang ikut bekerjasama dalam program pemerintah berjudul #BanggaBuatanIndobesia tersebut. “Tidak hanya Blibli.com, namun juga dengan Tokopedia, Shopee, Lazada dan Bukalapak yang ikut membina dan memberdayakan warung dengan sentuhan teknologi digital,” tutur Teten.

Menurut Teten, lima platform online tersebut pun belum cukup. Karena dalam catatannya, ada sekitar 87% UMKM di Indonesia yang tak tersentuh platform digital. Untuk itu Kemenkop UKM membuka kalaborasi pemikiran untuk bersama-sama membantu UMKM kita agar bertahan di tengah Covid-19 dan melaju bersama setelahnya. “Terakhir saya katakan, Kementerian Koperasi dan UKM, selalu terbuka dengan semua kritik, ataupun masukan yang konstruktif dari siapapun,” imbuh Teten menutup penjelasannya. (Yan).

About admin 203 Articles
Eko Priyanto lahir di kota Wonosobo 27 April 1982, Alumni Sistem Informasi disalah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta dan memperoleh gelar Sarjana Komputer (S.Kom). Memulai mengenal pemograman website sejak tahun 2007 hingga sekarang. Saat ini fokus sebagai profesional Web Design dan menjadi penulis dibeberapa blog tutorial miliknya.

1 Comment on Ini Kata Teten Masduki Terkait Kerja Sama Kementerian Koperasi UKM Dengan Pebisnis Daring Blibli.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.