Nasional

ISEI Terus Dituntut Tingkatkan Konribusi, Guna Mendukung Pemulihan Ekonomi di Era New Normal

Pipnews.co.id, Jakarta – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) dalam masa pandemi Covid-19 ini pun dituntut untuk terus meningkatkan kontribusinya guna mendukung pemulihan ekonomi nasional. Khususnya saat menghadapi masa normal baru (new normal).

Demikian disampaikan Ketua Umum ISEI Dr Perry Warijyo dalam acara halalbihalal Hari Raya Idulfitri 1441 H keluarga besar ISEI, di Jakarta, baru-baru ini. Menurut Perry setidaknya ada tiga hal yang dapat dilakukan itu. Pertama, Indonesia perlu terus mengangkat pentingnya digitalisasi, khususnya bagi sektor UMKM. Di mana ke depan, Indonesia perlu melahirkan UMKM baru yang berbasis pada digital. Kedua, pentingnya membangun ekonomi dari daerah, termasuk melakukan inovasi-inovasi di berbagai sektor ekonomi. Ketiga adalah membangun kekuatan ekonomi kreatif di masa new normal mulai saat ini.

Lanjut Perry yang juga Gubernur Bank Indonesia ini, dalam masa pandemi tidak lantas membatasi jalinan komunikasi dan mengurangi makna silaturahmi di antara anggota ISEI. Untuk itu perayaan halal bihalal meski secara virtual tetap dilaksanakan, bahkan acara tersebut ada tema yang diusung, yakni Beyond Borders, Rekatkan Hati Menembus Jarak.

Dimana pada kesempatan itu para tokoh silih berganti menyampaikan pandangan-pandangannya. Mereka para ekonomo senior yang duduk di Dewan Penasehat ISEI yaitu Dr Burhanuddin Abdullah dan Prof Dr Muliaman D. Hadad, serta dari Dewan Pengawas ada Dr Halim Alamsyah dan Dr Wimboh Santoso.

Intinya dalam pandangannya itu, mereka menyampaikan bahwa ISEI saat ini perlu memikirkan rumusan kebijakan yang dapat menciptakan kesejahteraan. Perlu terus sumbangan ide dan pemikiran yang sangat dibutuhkan. Khususnya pemikiran untuk mengoptimalkan peran sektor-sektor tertentu, terutama di sektor UMKM yang berperan sebagai lokomotif perekonomian.

Imbuh Perry, ISEI juga diharapkan dapat mengkaji kembali sistem ekonomi saat ini untuk menjawab tantangan masa depan pasca Covid-19. “Kondisi pandemi saat ini merupakan momentum bagi ISEI untuk dapat berperan nyata menghasilkan pemikiran-pemikiran baru dan menghadirkan arsitektur perekonomian baru,” ujarnya seperti dikutip liputan6.com.

Adapun langkah dan kontribusi ISEI yang dilakukan oleh ISEI antara lain dengan menggali pemikiran strategis, guna mendukung analisis dan perumusan kebijakan, menyelenggarakan joint public lecture, pelatihan akademis dan profesi, focus group discussion, serta berbagai webinar mengenai dampak sosial, ekonomi, dan penanganan Covid-19 di berbagai daerah.

Sedangkan di sisi kepedulian sosial, ISEI dikatakan Perry juga telah melaksanakan kegiatan ISEI Peduli 2020. Yakni memberikan donasi penanganan pandemi Covid-19 pada beberapa Rumah Sakit pada April 2020. Demikian ISEI pun akan terus berkomitmen memaksimalkan perannya dalam memberikan ide/pemikiran untuk memulihkan ekonomi di tengah pandemi.

Akhirnya Perry juga mengapresiasi peran pengurus di pusat dan daerah yang bersinergi sangat kuat dalam membangun ISEI. Adapun apresiasi yang diberikan oleh kepengurusan ISEI di tahun kedua ini, terkait pencapaian-pencapaian yang sudah berjalan dengan baik. Diantaranya pengesahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) baru, Kajian Kebijakan Publik sebagai outlet publikasi baru ISEI, yakni sebagai bentuk sumbangsih pemikiran ISEI yang akan dipublikasikan secara reguler, serta akselerasi operasionalisasi Lembaga Akreditasi Mandiri untuk Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA). (SAW).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button