Iskandar Simorangkir : Dari Rp 120 Triliun Palfon KUR Masih Ada Sisa Rp 3,6 Belum Terserap Bank

Pipnews.co.id, Jakarta – Hingga saat ini besaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diajukan perbankan untuk disalurkan pada 2018 sudah tercatat sebesar Rp 116,4 triliun. Dan jumlah itu sudah disetujui oleh pemerintah.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Iskandar Simorangkir mengatakan hal tersebut di Jakarta (18/2/2018) melalui keterangan tertulis.

Dengan demikian lanjut Iskandar, masih ada sisa plafon sebesar Rp3,6 triliun, karena memang plafon KUR yang disediakan tahun 2018 sebesar Rp 120 triliun. “Lantaran itu apabila ada bank yang mau tambahan untuk memberikan KUR, boleh diajukan”, ujar Iskandar.

Selain itu, Iskandar juga mengatakan bahwa pelaksanaan KUR di 2018 juga menyediakan penyaluran khusus untuk komoditas perkebunan dan peternakan rakyat serta perikanan rakyat.

KUR khusus diberikan kepada penerima KUR dengan jumlah plafon diatas Rp25 juta dan paling banyak sebesar Rp500 juta setiap individu anggota kelompok. Penyaluran KUR khusus tersebut diberikan kepada kelompok yang dikelola secara bersama dalam bentuk klaster dengan menggunakan mitra usaha (off-taker).

Misalnya penyaluran KUR khusus untuk peremajaan sawit harus melibatkan mitra perusahaan besar yang memberikan pelajaran kepada petani bagaimana bercocok tanam sekaligus nanti menyerap hasil buminya.

“Juga ada mengenai pengadaan kapal, yang nanti akan digarap di Natuna dengan KUR oleh salah satu bank pemerintah,” kata Iskandar.

Untuk mendukung penyaluran KUR pada 2018, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR dan berlaku efektif mulai 1 Januari 2018.

Suku bunga KUR untuk 2018 ditetapkan sebesar 7 persen efektif per tahun. Pelaksanaan KUR bertujuan untuk memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif dan meningkatkan kapasitas daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.