Jadikan Badan Usaha Milik Petani Dalam Bentuk Koperasi Tani

Pipnews.co.id, Jakarta 25 Agustus 2018
Apresiasi dan penghargaan tingkat nasional kepada insan pertanian yang berprestasi kembali diberikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang diwakili Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian (Kementan), Syukur Iwantoro di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Pada tanggal 17 Agustus 2018.

Dalam sambutannya Syukur Iwantoro mengatakan, “Saya ucapkan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya atas terpilihnya saudara-sau¬dara sekalian yang menerima peng¬hargaan tingkat nasional bidang pertanian tahun 2018. Saya yakin terpilihnya saudara atas predikat teladan ini telah melalui seleksi yang begitu ketat dan berjenjang mulai dari kecamatan, kabupaten, hing¬ga provinsi dan pusat,”

Selanjutnya, Syukur berharap kepada penerima peng¬hargaan untuk terus meningkatkan kinerjanya. Bagi petani berprestasi harus terus dibina. Bagi Gapoktan berprestasi, mereka didorong mem¬bentuk kelembagaan eko¬nomi petani yang selanjutnya di¬tingkatkan menjadi Badan Usaha Milik Petani (BUMP) dalam bentuk koperasi tani atau perusahaan yang sahamnya dimiliki petani. Dengan demikian, memberi dampak pada peningkatan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Syukur mengakui, keberhasilan yang dicapai petani dan kelem¬bagaannya tidak terlepas dari kerja keras penyuluh dalam mela¬kukan pengawalan. Untuk itu, penghargaan yang tinggi juga diberikan pada penyuluh pertanian baik PNS, THL-TBPP maupun penyuluh pertanian swadaya.

Pemerintah kata Syukur, juga memberikan penghargaan kepada pimpinan Balai Penyuluhan Per¬tanian (BPP) yang telah ber¬peran baik dalam kegiatan penyu-luhan, pendampingan bagi petani, Gapoktan serta kelem¬bagaan ekonomi petani (KEP).

“Saya berharap saudara-saudara (penyuluh) meningkatkan kompe¬tensi dan profesionalisme kerja, sehingga dapat memberikan pe¬layanan terbaik pada petani dan masyarakat sekitarnya,” tuturnya.

Ia juga berharap, penghargaan ini sebagai sarana aktualisasi diri juga memotivasi pelaku utama pertanian agar terus berkiprah mewujudkan target, sasaran dan keberhasilan pembangunan pertanian. Sekaligus menjadi daya tarik bagi generasi muda pertanian, sehingga mampu menjadi asa di tengah berkurangnya tenaga muda di sektor pertanian.

Untuk menjamin keberlanjutan dalam kegiatan pemilihan dan pemberian penghargaan ini, Syukur meminta kepada pemerintah pro¬vinsi dan kabupaten terus menerapkan pola pemberian peng¬hargaan dari kabupaten/ko¬ta hingga provinsi. Selanjutnya melakukan pemantauan dan pem¬binaan, serta fasilitas yang diperlukan untuk meningkatkan petani dan penyuluh berprestasi. Dengan demikian menjadi sumber inspirasi bagi pelaku pembangunan pertanian lainnya dan mendorong tumbuhnya regenerasi petani. (Yan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.