Kedepan Indonesia Menjadi Produsen Kopi Nomor 1 Dunia

PIPNews, Jakarta-Indonesia adalah surganya kopi. Semua jenis kopi terbaik dapat tumbuh subur. Sangat rugi jika kita melewatkan eforia tren bisnis perkopian. Kedepan jangan sampai terjadi lagi ada gap. Di sisi lain kopi secangkir dihargai Rp 50 ribu, tetapi petani kopi ada yang menjual 1 kg seharga Rp 20 ribu.

Banyak kalangan mengapresiasi gelaran Kopi United yang diselenggarakan Koperasi Komunitas Kopi (Kokopi) pada 2-4 Pebruari yang bertempat di pusat pembelanjaan Blok M Square. Pasalnya budaya minum kopi sudah menjadi tren dunia yang mengasyikan, sekaligus memiliki prospek cerah dari segi bisnis.

Faktanya kita memang tidak mau kecolongan. Terbukti langkah ini telah ditekuni oleh para anak muda. Maksudnya, kawula muda telah mengambil peran berbisnis kuliner bidang perkopian. Paling tidak kini sudah terorganisir sebanyak 96 pengusaha kopi baik curah, giling dan peralatan pendukung usaha kopi siap saji dalam koperasi Kokopi. Demikian yang berlum tergabung juga jumlahnya sangat banyak.

Dari 96 pengusaha kuliner kopi yang tersebar di 11 provinsi ini menggambarkan kesatuan paham agar martabat kopi harus dijaga. Kepada mereka inilah petani kopi juga akan menikmati harga yang bagus. Karena kedepan tidak ada lagi pengusaha kuliner kopi untung besar, tetapi petani kopi tetap dalam kondisi memprihatinkan.

Adanya gelaran Kopi United ini tegas Adji Gutomo Ketua Panitia, memiliki tujuan mulia. Selain menampilkan dan menawarkan kopi single original untuk disampaikan kepada masyarakat, terutama antara produsen dan konsumen agar terjadi mutualisma dalam kegiatan ini. Juga membawa pesan Kokopi memberikan informasi terbaik yang dibutuhkan masyarakat dari hulu hingga ke hilir. Terutama hal penggairahan ekonomi melalui komoditas kopi berbasis digital.

Masih jelas Adji, Kokopi melalui Kopi United telah membuktikan bisa menerapkan teknologi canggih dalam bisnis perkopian. “Intinya kami bisa berada didalamnya terkait kemajuan teknologi yang didistribusikan mulai tingkat petani hingga ke komunitas-komunitas penikmat kopi di seluruh nusantara,” ungkapnya.

Pesan selanjutnya dalam Kopi United kata Adji, yaitu mengedukasi masyarakat tentang manfaat kopi yang menyehatkan. Masyarakat tidak perlu ragu lagi pada kopi yang dikuatirkan justru mengganggu kesehatan. Sebaliknya jika mengkonsumsi kopi secara benar dan pas porsinya malah berdampak pada kesehatan. Sebab, kandungan kopi yang bernama kafein juga berfungsi sebagai antioksidan.

Kokopi juga menegaskan kepada anggotanya kedepan tak perlu impor untuk mencukupi kebutuhan kopi. Mengingat potensi dalam negeri selain mutu kopi terbaik di dunia juga sangat bisa diperbanyak produksinya.

Ronald Ketua Kokopi, menambahkan bahwa visi lembaga yang dipimpinnya ingin mengembalikan Kopi Indonesia menjadi nomor 1 dunia. Selain itu Kokopi menjadi media untuk membangkitkan kesejahteraan petani kopi.

Berkaitan adanya penyelenggaraan Asian Games, Kokopi pun akan menyambut para delegasi internasioal itu dengan aroma kopi yang sangat nikmat ini. Agar mereka berkesan dan akan terus kembali ke Indonesia untuk menikmati kopi yang super enak.

Sementara Monica dari Tokopedia pun senada ingin bersama-sama menciptakan solusi meyeluruh dari hulu hingga hilir terkait perkopian. Bahwa antara produsen dengan konsumen kopi juga para pelaku bisnis maupun toko digital harus bersinegi. “Kami melihat produksi kopi Indonesia memang sangat berkait erat dengan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Kata dia masih sangat besar potensinya untuk membuat industri kopi berkontribusi signifikan terhadap ekonomi kerakyatan. Tokopedia sebagai market place juga berkomitmen memberikan dukungan memajukan industri perkopian. “Kami di Tokopedia mempunyi visi yang sejalan. Karena visi kami yaitu pemerataan ekonomik melalui digital di Indonesia. Sebab, industri kopi merupakan salah satu bidang yang sangat prospek,” pungkansya.

Terkait penyelenggaraan Kopi United, Kementerian Pariwisata juga sangat mendukung karena kopi menjadi daya tarik wisatawan. Oleh karena itu menurut Muji Rahayu, Sekretaris Kementerian Pariwisata, kopi bisa dimasukan dalam program andalan instansinya. Setelah program Pesona Indonesia dan program Wonderful Indonesia, pihaknya juga mngharapkan kopi bisa menjadi salah satu top program Kemenpar.

“Kopi bisa di co-brandingkan dengan pariwisata. Harapan kita kopi menjadi salah satu daya tarik wisatawan manca negara untuk datang ke Indonesia,” ujarnya.

Dia pun menekankan dalam gelaran Asian Games nanti, Kokopi bisa menyambut dan menyuguh para wisatawan yang ingin menikmati kesegaran kopi Indonesia. Terkai produksi kopi Indonesia yang kini masih nomor 4 di dunia setelah Columbia, Barazil dan Vietnam, bukan hal sulit Indonesia menjadi produsen nomer satu di dunia. Mengkingat  kita adalah negara agraris yang memiliki lahan pertanian sangat luas. AWes.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*