Nasional

Kemendag Kembali Jalin Kerjasama dengan Perhotelan Accor Group untuk Pemberdayaan UMKM di Sulut

Pipnews.co.id, Menado – Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali menandatangani perjanjian kerjasama untuk mendorong pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan Perhotelan PT Accor PT AAPC Indonesia Group, PT Bank BNI (Persero) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Penandatanganan dilakukan masing masing dilakukan oleh Dijen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Ida Rustini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Edwin Kindangen, Pemimpin Wilayah 11 Bank BNI Manado Koko Prawira Butar Butar, serta Senior Vice President PT AAPC Indonesia Adi Satrio. Peristiwa ini disaksikan oleh Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

Dalan sambutannya Wamendag Jerri mengatakan, tujuan dari kerjasama ini memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM menjadi penyedia barang barang kebutuhan hotel. Selain itu juga untuk mempromosikan produk produk UMKM melalui penyedian.ruangan tempat promosi di dalam Hotel.

“Kegiatan ini menunjukkan Kemendag bersinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam memberikan keberpihakan kepada UMKM. Hal ini karena UMKM merupakan dari perekonomian Indonesia dan sebagai penggerak sektor perdagangan,” kata Jerry dalam siaran pers yang dilansir Humas Kemendag (2/3).

Wamendag berharap, kita semakin bangga dengan dengan buatan Indonesia, karena Indonesia memiliki produk berkualitas dan berpotensi ekspor. Untuk itu semua harus menggunakan produk Indonesia.

“Menjadi kebanggaan bersama jika UMKM dapat menembus pasar ekspor. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan ekspor nasional. Salah satunya dengan mengidentifikasi produk potensional terutama produk produk UMKM ” ujar Wamendag Jerry.

Sementara itu, Dirjen Ida menjelaskan kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang tahun lalu diluncukan pemerintah. Sebelumnya kerjasama sudah di lakukan di Semarang Jawa Tengah. Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Kalimantan Tinur, Jawa Barat dan untuk tahun 2021 dimulai dari Sulawesi Utara.

Kemendag lanjut dia akan mengevaluasi kerjasama ini empat bulan sekali. Berdasarkan pelaksanaan enam kali kerjasama yang dilakukan sebelumnya nilai kontrak UMKM dengan Hotel Accor mencapai Rp 492,803 juta per bulan. Sedang jika ditotal seluruhnya selama satu tahun mencapai Rp 5,9 miliar. Sementara penyaluran kredit dari BNI ke UMKM senilai Rp 3,7 miliar.

“Hal ini merupakan langkah nyata dalam upaya memberikan kepastian untuk memproduksi dan memasarkan produk UMKM secara berkelanjutan. Diharapkan kebutuhan hotel atas produk UMKM ke depan dapat terus ditingkatkan,” pungkas Dirjen Ida (Yannes).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button