Nasional

Kemenko Perekonomian: Skema KUR untuk Wirausaha Alumni Program Kerja yang Terkena PHK

Pipnews.co.id, Jakarta – Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, namun juga memberikan pukulan bagi sektor perekonomian. Pada saat pandemi muncul kelompok rentan miskin karena hilangnnya pekerjaan/pendapatan dan disaat bersamaan kelompok ini tidak ter-cover sebagai target penerima bantuan sosial manapun.

Oleh sebab itu, Pemerintah melakukan transformasi kebijakan Program Kartu Pekerja menjadi semi-bantuan sosial sebagai bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sektor perlindungan sosial. Diharaokan dengan adanya transformasi kebijakan ini masyarakat dapat memanfaatkan program  ini dengan mengambil berbagai pelatihan keterampilan kerja dan kewirausahaan yang dapat menjadi bekal hidup selama dan pasca pandemi.

Hingga Desember 2020, terdapat 43,8 pendaftar di situs resmi Kartu Program Kerja. Jumlah ini berasal dari 514 kabupaten dan kota dari 34 provinsi di Indonesia.

“Sementara dari batch 1-11 sudah ada 5,98 juta orang ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja, dengan 5,23 juta di antaranya sudah menerima intensif,” kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Kemenko Perekonomian Denni Puspa Purbasari dalam siaran pers di Jakarta (6/3/2021).

Denni menjelaskan, berdasarkan informasi Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja terdapat sekitar 19,5 ribu alumni yang menyatakan diri sebagai wirausaha. Hal ini menunjukkan bahwa program Kartu Prakerja juga mampu menciptakan wirausaha baru.

“Statistik Manajemen Kartu Pekerja menunjukkan 35% penerima Kartu Prakerja yang dulunya tidak bekerja kemudian bekerja dimana 17%-nya menjadi wirausaha. Data ini kami berikan kepada Kemenko Perekonomian untuk menjadi program lanjutan atau program graduasi bagi penerima Program Kartu Prakerja pasca mereka menjadi wirausahaan,” ujar Denni.

Sebagai bagian dari program PEN, pemerintah juga hadir dalam menyediakan skema pembiayaan yang mudah dan murah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), KUR merupakan kredit/pembiayaan modal kerja bagi masyarakat/individu, badan usaha atau kelompok usaha yang produktif dan layak untuk dibantu permodalannya.

Salah satu arahan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam rangka pemberdayaanmasyarakat ekonomi masyarakat, adalah dengan pemerintah mendorong skema berkelanjutan salah salah satunya melalui fasilitasi program KUR bagi wirausaha alumni Program Kartu Prakerja yang terkena PHK.

Di sela acara serah terima Data Wirausaha Alumni Program Kartu Prakerja kepada Kemenko Perekonomian Denni mengapresi kebijakan pemberian KUR kepada mereka yang kena PHK, khususnya alumni Program Kartu Prakerja.

“Ini akan menjadi program lanjutan bagi teman teman yang sudah menjadi alumni, yang saat ini sudah berwirausaha dan ingin naik kelas, bukan hanya kelas mikro  tapi juga ke kelas kecil dan menengah,” kata Denni.

Dennu berharap dengan adanya pemberdayaan alumni Program Kartu Prakerja, dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu pertumbuhan wirausaha nasional sehingga dapat mencapai target yang dicanangkan dalam RPJMN tahun 2020-2024. Yaitu (1) rasio kewirausahaan nasional 3,9% dan (2) pertumbuhan wirausaha baru sebesar 4% pada tahun 2024. (Yannes).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button