Kemenkop Ajak GP Ansor Berbisnis e-Commerce

Pipnews.co.id, Jakarta – Tak dipungkiri era sekarang ini adalah eranya bisnis digital.online atau e-commerce. Sudah banyak kaum muda yang menggeluti melalui sentuhan teknologi canggih ini banyak menangguk keuntungan besar. Sebab memiliki jangkauan pasar sangat luas dan berpeluang menjual sebanyak-banyaknya produk kepda msyarakat dunia.

Waiar saja Kementerian Koperasi dan UKM juga sangat antusias dalam mengkampanyekan bisnis jaman now ini kepada kalangan anak muda. Seperti belum lama ini Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharram, saat menghadiri sebuah perhelatan yang diselenggarakan Gerakan Pemuda (GP) Ansor juga mengajak seluruh pemuda yang tergabung di dalamnya untuk berbisnis secara digital/online atau e-Commerce.

“Saat ini, kita sudah memasuki era ekonomi digital dan tak dapat menghindarinya. Nah, di era ketika berbisnis tak terkendala ruang, jarak, dan waktu, saya mengapresiasi karena GP Ansor sudah mulai memasuki dunia bisnis,” tandas Agus pada acara Harlah GP Ansor ke-84 dan Ansor Fair 2018 di Jakarta, Minggu (22/4).

Di acara yang juga dimeriahkan penampilan band kondang Nidji dan Lyla, Agus pun mengatakan GP Ansor bisa memanfaatkan berbagai program pelatihan yang digulirkan institusinya, sepert, pelatihan kewirausahaan/perkoperasian, vocational, dan sebagainya.

Masih dijelaskan Agus Muharram, Kementerian Koperasi dan UKM telah menyusun dan melaksanakan banyak program strategis, diantaranya terkait dengan penguatan lembaga usaha, pengembangan kewirausahaan, peningkatan akses pembiayaan dan perluasan skema pembiayaan, pendampingan bagi koperasi dan UMKM, hingga kemitraan dan perluasan akses pasar. “Program-program itulah yang dapat diakses para pemuda yang tergabung dalam GP Ansor,” tandasnya.

Agus berharap, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai ajang untuk memperluas pasar produk KUKM, khususnya produk-produk bernuansa kreatif. Menurutnya bagi pengusaha pemula, kegiatan ini akan menjadi sarana pemasaran yang tepat untuk memperkenalkan produk serta mempromosikannya. Tidak hanya produknya saja, profil usaha juga kata Agus penting untuk diedukasikan kepada masyarakat.

Lanjut Agus,GP Ansor juga bisa memanfaatkan keberadaan Pusat Layanan Usaha Terpadu atau PLUT yang ada di daerah (52 Kabupaten/Kota) untuk memajukan usaha yang dijalankan anggota Ansor di seluruh Indonesia. “Untuk memanfaatkan PLUT, bisa langsung koordinasi dengan Kapala Dinas Koperasi dan UMKM setempat. Sedangkan untuk permodalan, kita memiliki pembiayaan dana bergulir yang dikeluarkan LPDB KUMKM dengan bunga sangat murah,” jelas Agus.

Sementara itu Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, H Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, ajang Ansor Fair 2018 yang menampilkan 83 produk kerajinan, makanan dan minuman olahan, obat-obatan herbal, hingga onderdil kendaraan bermotor ini merupakan upaya GP Ansor dalam mendorong jiwa kewirausahaan pemuda di kalangan anggota dan kader.

“Kami melihat potensi besar tumbuhnya wirausahawan di lingkungan internal organisasi. Oleh karena itu, GP Ansor berkomitmen untuk menciptakan ribuan hingga jutaan wirausahawan muda di berbagai sektor. Misalnya, kuliner, fesyen, kerajinan, dan industri kreatif lainnya,” jelas Yaqut.

Masih jelas Yaqut hingga 2020 GP Ansor telah menetapkan kemandirian organisasi sebagai salah satu misi organisasi. Program-program seperti pengembangan potensi kewirausahaan anggota, peningkatan kapasitas dan ketrampilan, serta pengembangan jejaring bisnis, permodalan dan pasar, menjadi program prioritas GP Ansor. “Ini sangat relevan karena Indonesia hingga 2030 akan mengalami peningkatan jumlah penduduk usia produktif secara signifikan,” pungkas Yaqut. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.