Nasional

KemenkopUKM dan Bank Aceh Syariah Tandatangani PKS tentang Penyaluran BPUM di Aceh

Pipnews.co.id, Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM, melalui Deputi Bidang Usaha Mikro melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Aceh Syariah, tentang bantuan bagi pelaku usaha mikro melalui program BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro).

Adapun penandatanganan PKS tersebut, dilakukan antara Deputi Bidang Usaha Mikro Eddy Satriya dengan Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah Haizir Sulaiman, di Jakarta, Selasa (6/4).

Menurut Eddy, pihaknya bersyukur karena Bank Aceh Syariah berkomitmen, tidak hanya sekedar menyalurkan saja, tetapi juga memberi solusi agar BPUM itu bisa disalurkan tepat sasaran. “Selanjutnya bisa segera membangkitkan kegiatan perekonomian di Aceh khususnya untuk usaha mikro,” ujarnya.

Eddy menambahkan, komitmen dari Bank Aceh Syariah tersebut, antara lain bersedia menanggung biaya transfer dari BRI
sebagai bank penyalur awal kepada penerima.
“Tujuan kita adalah secepatnya membantu masyarakat Aceh yang tanpa pandemi pun layak dibantu. Kita lihat saja di Jawa usaha warung juga terdesak oleh usaha besar yang seharusnya tidak demikian,” tandasnya.

Masih jelas Eddy, Bank Aceh Syariah menjadi BPD pertama yang menyalurkan BPUM. Selebihnya pihak KemenkopUKM, masih berkoordinasi dengan Asbanda (Asosiasi Bank Pembangunan Daerah-red), mana saja BPD yang sanggup menyalurkan dan mana saja yang bisa dialihkan ke BPD terdekat,” tambah Eddy.

Lanjut Eddy, BPUM sudah dapat kembali diakses dengan target sasaran 12,8 juta Pelaku Usaha Mikro yang tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR), dengan besaran bantuan Rp1,2 Juta per penerima. Saat ini sudah tersedia anggaran untuk 9,8 Juta Pelaku Usaha Mikro guna mengungkit ekonomi pada Kuartal I.

Sampai 31 Maret 2021, BPUM telah disalurkan kepada 6,6 Juta Pelaku Usaha Mikro yang terdiri dari penerima lama dan calon penerima yang telah diusulkan pada tahun 2020.

Berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 2 Tahun 2021 tentang BPUM, Pelaku Usaha Mikro dapat mengakses melalui satu pintu, yakni Dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM ditingkat Kabupaten/Kota. Terkait hal tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM telah melakukan sosialisasi virtual kepada Dinas di Seluruh Indonesia yang membidangi Koperasi dan UKM. Dalam waktu dekat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, akan dilakukan sosialisasi langsung kepada Dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM serta masyarakat di beberapa wilayah.

Tumbuhkan Ekonomi Aceh

Menutut Dirut Bank Aceh Syariah (BAS), Haizir Sulaiman mengatakan, saat ini BAS memiki sekitar 200 kantor cabang, Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan kantor Kas diseluruh Provinsi Aceh ditambah 10 kantor cabang di Medan.

Dalam Perjanjian Kerja Sama ini, Bank Aceh Syariah mendapatkan kepercayaan untuk menyalurkan 5.832 penerima BPUM dari 32.000 penerima BPUM di seluruh Aceh.

  • “Bank Aceh Syariah sudah berpengalaman dalam menyalurkan program pemerintah seperti Kartu Indonesia Pintar, bantuan Kemensos, bantuan beasiswa dan lain-lain. Karena itu kami berkomitmen bantuan BPUM ini bisa sasaran,” tambahnya. (Esawe).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button