Kepala Bappenas : Revolusi Industri 4.0 Bisa Bantu Capai SDGs

Pipnews.co.id, Jakarta – Dalam seminar tentang Sustainable Development Goals (SDGs) di Era Revolusi Industri 4.0, Jumat (7/12), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyebutkan bahwa Revolusi industri 4.0 bisa membantu pencapaian target-terget dalam pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)

Topik utama seminar ini adalah bagaimana pencapaian SDGs di tengah era industri 4.0 untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi planet bumi dan memastikan semua orang dapat menikmati perdamaian dan kesejahteraan.

“Meskipun belum berhasil mencapai semua sasaran indikator, Indonesia terbilang sukses menerapkan MDGs dengan capaian 47 poin dari total 67 indikator”. Ujar Bambang.

Capaian tersebut adalah tingkat kemiskinan berhasil turun dari 15,97 persen pada 2005 menjadi 9,82 persen tahun ini. Tingkat ketimpangan juga turun dari 0,408 pada 2015 menjadi 0,389 pada 2018.

Pertumbuhan ekonomi, meski relatif stagnan pada kisaran 5 persen, tetapi terus mengalami tren peningkatan sejak 2015. Ke depan, Indonesia juga diperkirakan masuk menjadi negara upper middle income pada dua atau tiga tahun mendatang.

“Untuk itu, saya mendorong sektor industri sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, sehingga perekonomian nasional dapat tetap tumbuh stabil dan berkesinambungan,” jelas Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam sambutannya

Keberadaan Revolusi Industri 4.0 memberikan tantangan sekaligus peluang bagi perkembangan perekonomian ke depan. Di satu sisi, digitalisasi, otomatisasi, dan penggunaan kecerdasan buatan dalam aktivitas ekonomi akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam produksi modern, serta memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen.

Namun di sisi lain, perkembangan Revolusi Industri 4.0 berpotensi menyebabkan hilangnya pekerjaan di dunia. Studi Mckinsey memperkirakan 60 persen jabatan pekerjaan di dunia akan tergantikan oleh otomatisasi.

Di Indonesia diperkirakan 51,8 persen potensi pekerjaan yang akan hilang. “Meskipun era Revolusi Industri 4.0 akan memberikan banyak tantangan, namun saya berpandangan sisi positifnya akan jauh lebih besar, dan bukan tidak mungkin Revolusi Industri 4.0 dapat membantu Indonesia mencapai tujuan dalam SDGs,” jelas Menteri Bambang. (sumber : Bappenas / Mas)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.