KUKM Sangat Banyak Melibatkan Pelaku Usaha, Diharapkan Kepala Daerah Dapat Tingkatkan Potensi dan Daya Saingnya

Pipnews.co.id, Jakarta – Koperasi dan UKM dengan jumlah pelaku usahanya yang sangat besar adalah pendukung PDB nasional. Untuk itu Kementerian Koperasi dan UKM meminta kepala daerah dapat memaksimalkan potensi koperasi dan UKM yang ada di daerahnya.

Bupati/Walikota harus dapat menggerakkan Kepala Organisasi Perangkat Daerah yang terkait dengan UMKM dan koperasi, agar dapat meningkatkan daya saingnya. Dengan demikian sinergi antar pemangku kepentingan bisa maksimal, sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh pelaku usaha maupun masyarakat dalam bentuk pembangunan-pembangunan di daerah.

Demikian disampaikan Luhur Pradjarto, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, mewakili Menteri Koperasi dan UKM dalam acara pemberian penghargaan Top 25 Indonesia Future Leader 2018 yang diselenggarakan Seven Media dan Asia Global baru-baru ini. Sebanyak 25 bupati terpilih sebagai penerima penghargaan. 

Luhur menambahkan dalam pemberian penghargaan tersebut, para kepala daerah harus mampu menyikapi perkembangan industri dan teknologi yang begitu pesat. “Perkembangan ini merupakan peluang untuk berinovasi dan berkreasi dalam rangka mengolah potensi sumberdaya alam, termasuk menggerakkan para pemangku kepentingan yang ada di wilayah tersebut,” ujarnya. 

Masih dikatakannya, bahwa penghargaan jangan hanya sebagai simbol keberhasilan saat ini saja, tetapi dapat mengimplementasikannya secara berkelanjutan, dengan berbagai karya yang lebih inovatif dan memaksimalkan pemanfaatan teknologi.

Sementara itu Valeri Melanov, wakil Asia Global sekaligus mewakili Asia Global dan Seven Media selaku penyelenggara Top 25 Indonesia Future Leader, menyampaikan bahwa penghargaan yang mengambil tema Kepemimpinan, diberikan kepada para pemimpin-pemimpin daerah (Bupati/Walikota), pemimpin perusahaan, pelaku pendidikan, Badan Usaha Milik Daerah dan profesional yang ada di Indonesia. 

Adapun kriteria-kriteria dalam penilaian antara lain mencakup, kualitas, kinerja, layanan, dan memiliki tanggungjawab sosial yang tinggi. 

Valeri mengemukakan zaman sudah berubah, oleh karena itu, pemimpin dituntut untuk banyak belajar hal-hal yang baru, termasuk teknologi informasi. Ada tiga hal yang perlu dipelajari untuk semua pemimpin (leader), yaitu harus beradaptasi, mempunyai digital mindset dan kolaborasi. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.