Lokasi Tugu Koperasi di Tasikmalaya akan Dibangun Kawasan Bisnis Modern dan Perhotelan

Pipnews.co.id, Jakarta, – Gerakan Koperasi Indonesia tentunya boleh bersukacita, bahwa tak lama lagi kawasan bersejerah bagi insan koperasi, yaitu Tugu Koperasi di Tasikmalaya, Jawa Barat yang selama puluhan tahun lamanya terkesan terbengkalai akan disulap menjadi kawasan perbisnisan dan

perhotelan. Di lokasi seluas satu hektar tempat di mana Tugu Koperasi berada dan lahannya dimilki Pusat Koperasi Kabupaten Tasikmalaya (PKKT) akan dibangun Mall dan Hotel Berbintang Empat. Desember 2019 dekat ini segera akan dimulai peletakan batu pertama dan dijadwalkan selesai 2021.

Ketua Forum Komunikasi Koperasi Besar Indonesia (FKKBI) Iwan Setiawan yang akan bertindak sebagai pimpinan pelaksana pembangunan mengatakan, bahwa Pembangunan Kawasan Bisnis Tugu Koperasi tidak semata-mata hanya untuk nilai komersial saja, “Tapi di sana juga terkandung nilai idealisme dan gotong royong, yang juga merupakan roh dan azas perkoperasian,” kata Iwan Setiawan, di Jakarta, Sabtu (20 /7).

Ia memaparkan pembangunannya diperkirakan menelan dana Rp200 miliar yang dihimpun dari partisipasi koperasi. Untuk itu, akan dibentuk koperasi sekunder dengan nama Koperasi Perisai Karya Anak Bangsa. Dengan mekanisme tersebut, koperasi-koperasi diajak bergabung sebagai anggota dengan partisipasi simpanan pokok Rp10 juta dan simpanan wajib Rp25 juta.

Diperkirakan return on investment (RoI) sebesar 13-14 persen dengan mencapai Break Even Point (BEP) pada tahun kedelapan. Sekadar informasi, pembangunan Kawasan Bisnis Tugu Koperasi resmi diluncurkan oleh Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga bersama Ketua Dekopin Nurdin Halid, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Banyumas Achmad Husein di sela-sela rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional ke-72 di Purwokerto, Jawa Tengah akhir pekan lalu.

Menurut Iwan Setiawan, Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga berprofesi sebagai Ahli Arsitek akan ditunjuk sebagai arsitek pembangunan Kawasan Bisnis Tugu Koperasi. Iwan bercerita, gagasan pembangunan Kawasan Bisnis Tugu Koperasi muncul setelah pertemuan dengan Menteri Koperasi AAGN Puspayoga yang mengajak Forum Komunikasi Koperasi Besar Indonesia melakukan gebrakan monumental menandai kebangkitan gerakan koperasi di Tanah Air.

“Menteri juga mengundang kami melihat langsung Tugu Koperasi di Tasikmalaya yang ternyata kondisinya sangat memprihatinkan. Aset koperasi tidak terpelihara, padahal di tempat itu Kongres Pertama diadakan yang dihadiri oleh 500 patriot koperasi,” kata Iwan yang juga Ketua Pengawas Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama, Bogor.

Iwan menegaskan Kawasan Tugu Koperasi kelak menjadi wajah baru yang menunjukkan citra koperasi Indonesia yang hebat dan maju. Sekadar diketahui, peletakan batu pertama Tugu Koperasi dilakukan pada 12 Juli 1947 bersamaan dengan penyelenggaraan Kongres Koperasi Pertama (11-14 Juli 1947). Meski demikian tugu itu baru bisa dibangun tahun 1950. Hal ini bisa terjadi karena kala itu masih suasana perang dengan Belanda. Salah satu keputusan Kongres adalah ditetapkannya tanggal 12 Juli sebagai Hari Koperasi. (Yan).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.