Nasional

Menkeu Sri Mulyani : Diprediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pada Kuartal III Masih Minus

Pipnews.co.id, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III tahun 2020 ini masih minus atau mengalami kontraksi dan kuartal IV berada sedikit di bawah zona netral.

Prediksi kita menunjukkan di kuartal III kita mungkin masih mengalami negatif growith dan bahkan mungkin dan bahkan mungkin kuartal IV juga masih dalam zona sedikit di bawah netral,” kata Sri Mulyani dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Rabu (3/9).

Bendahara Negara itu menjelaskan, kuartal III berpotensi mengalami kontraksi karena pemulihan aktivitas perekonomian mulai terjadi masih sangat rapuh. Ia menyebutkan mobilitas aktivitas masyarakat sempat mengalami mulai Mei hingga Juni dengan harapan konsumsi mulai pulih secara bertahap. “Indikator konsumsi kita setelah tertekan berat, Mei dan Juni mulai menunjukkan perbaikan,” ujarnya.

Di sisi lain ia menuturkan, indeks ekspektasi dari Juni ke Juli mengalami flat sehingga momentum mulai terjadinya pemulihan harus benar-benar dijaga. “Memang ada pembalikan yang cukup meyakinkan dari Mei tapi momentum tersebut tidak harus taken for granted,” kata Sri Mulyani.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pemerintah sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi 2020 adalah antara minus 1,1 persen hingga 0,2 persen. Ia menjelaskan asumsi perekonomian mampu tumbuh 0,2 persen didasarkan pada kuartal III dan IV dapat mengalami pemulihan sehingga menjadi kompensasi atas kontraksi yang terjadi pada.kuartal II.

“Kalau 0,2 persen mengasumsikan bahwa di kuartal III dan IV recovery bisa terjadi lebih untuk mengkompensasi kontraksi yang dalam pada kuartal II,” jelas Sri Mulyani. (Yan).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button