Nasional

Menko Luhut : Sebanyak 30 Juta UMKM Masuk Platform Digital Tahun 2021, Itu Target Pemeritah

Pipnews.co.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, bahwa pemerintah tahun 2021 menargetkan 30 juta UMKM masuk jaringan Platform Digital.

“Pemerintah berharap pada tahun depan akan mengajak setidaknya 30 juta dari 60 juta pelaku UMKM agar masuk ke dalam ekosistem digital,” kata Menko Luhut dalam webinar bertajuk “Kerja Bareng Untuk Indonesia yang diselenggarakan Shopee Indonesia pada Sabtu (12/12).

Menurut Menko Luhut, hingga Oktober 2020 sebanyak 3,2 juta unit UMKM telah bergabung ke ekosistem sejak gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia diluncurkan Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2020.

Pertumbuhan platform aplikasi seperti e-commerce, ride hailing, dan pembayaran digital telah membawa Indonesia menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar dan tercepat di ASEAN. Pada tahun 2025 nilai digital Indonesia diperkirakan mencapai lebih 130 miliar dolar AS. Pemerintah akan terus mendukung program ini sebagai ekselerator bagi pelaku UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem digital.

“Saya berharap pesan Joko Widodo dalam melakukan lompatan besar di masa pandemi Covid-19 bisa dicapai bersama dengan semangat untuk terus berkreasi dan berinovasi sehingga kita mampu bertransformasi demi menggerakan kembali roda perekonomian nasional yang lebih baik ke depanya,” ujar Luhut.

Ia menambahkan, pesan ini tentunya akan terus menjadi cambuk bagi bangkitnya perekonomian Indonesia dengan mendorong UMKM masuk ke era digitalisasi.

Sebelumnya Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Siti Afifah Dina mengatakan, bahwa kebijakan pemerintah dinilai perluu fokus  untuk memperluas akses digital guna memperbaiki kesenjangan digitalisasi antar wilayah serta bermanfaat bagi pelaku UMKM, khususnya usaha mikro  di berbagai daerah.

Ia mengemukakan, meski pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 73 persen pada November 2020, menurut Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia APJII) l, kesenjangan terhadap akses internet masih cukup signifikan. (Yan)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button