Nasional

MenkopUKM Temui Pimpinan KPK, Sinergikan Penyaluran Banpres Produktif Usaha Mikro Tahap 2 dan Penyaluran Tahap 1 Hampir Capai 100

Pipnews.co.id, Jakarta – Bantuan Presiden (Banpres) Produktif telah tersalurkan kepada 9,1 juta pelaku Usaha Mikro, dengan dana hibah sebesar Rp2,4 juta. Dana yang diluncurkan pada minggu ketiga Agustus 2020, melalui Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM), menurut Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki , hingga Selasa (6/10) penyaluran Banpres Produktif untuk Usaha Mikro mencapai hampir 100% dari Rp22 triliun yang disiapkan.

Untuk itu pihaknya berkordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar kembali mengawal penyaluran tahap kedua. Menurutnya, ini yang kedua kalinya pihaknya berkordinasi dengan pimpinan KPK mengenai implementasi bantuan produktif usaha mikro.

Menurutnya program yang diluncurkan di akhir minggu ketiga Agustus itu  sudah tersalurkan kepada 9.1 juta Usaha Mikro yang unbankable, sebesar 2,4 juta per orang. dan pada Selasa (6/10) sudah mencapai hampir 100%. “Kita akan masuk tahap berikutnya, penambahan menjadi 12 juta pelaku Usaha Mikro yang akan menerima program Banpres ini,” tegasnya dalam jumpa pers di KPK Jakarta, Selasa (6/10).

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua KPK Firli Bahuri, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Deputi Pembiayaan Hanung Harimba Rachman dan Staf Khusus MenkopUKM Riza Damanik.

Masih jelas Teten, pada pekan ini penambahan tahap kedua Banpres produktif untuk Usaha Mikro akan disalurkan kepada 3 juta pelaku usaha mikro. Teten mengatakan, total penyaluran akan diberikan kepada 12 juta pelaku usaha mikro. “Yang kurang, jumlahnya. Di data kami, yang minta 22 juta, sudah disetujui 12 juta. Minggu ini akan disalurkan penambahan 3 juta pelaku usaha mikro,” kata Teten.

MenkopUKM menjelaskan, kerja sama dengan KPK dilakukan untuk mengawal agar program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro dapat berjalan tepat sasaran dan merata. Ia mengaku, penyaluran tahap pertama berjalan baik dan cepat. Masih kata Teten, pihaknya masih menginginkan KPK terus bekerja bersama mengawal program ini dengan tuntas.

“Kami pahami KPK sangat konsern terhadap program ini, agar tepat sasaran, karena memang sangat dibutuhkan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Selama ini pelaksanaannya cukup baik dan cepat. Dan hampir tidak ada isu negatif, seperti salah sasaran. Sistem kami masih bisa mengendalikan program ini agar tepat sasaran,” ujarnya lagi.

Teten mengakui, tahap kedua Banpres Produktif untuk Usaha Mikro telah disetujui pada 2 minggu lalu, bahkan dana telah dicairkan oleh Kementerian Keuangan dan rencananya akan mulai disalurkan pada pekan ini.

Sementara itu Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjelaskan, pihaknya siap mengawal program tersebut. Menurut Ghufron, KPK akan melakukan pengawasan mulai dari pelaksanaan, audit hingga pemeriksaan. “Yang kami lakukan untuk Banpres ini adalah mulai dari proses input data agar tepat sasaran. KPK mendampingi dalam memformulasi pembuatan regulasi terkait identifikasi sasaran dan input data. Juga memantau input data, serta penyaluran bantuan,” tambahnya.

KPK juga menyediakan portal jaga.go.id untuk menampung keluhan dari masyarakat terkait Banpres Produktif untuk Usaha Mikro ini dan permasalahan Covid-19.

Restrukturisasi Kelembagaan

Menteri Teten juga berharap KPK ikut mengawal dan mendampingi rencana restrukturisasi kelembagaan di KemenkopUKM. Nantinya, kata Teten, hal tersebut akan dituangkan dalam sebuah nota kerja sama atau MoU. “Kami juga sampaikan rencana restrukturisasi kelembagaan. Harapannya, KPK turut serta mendampingi, dan akan ditindaklanjuti dalam MoU,” ujarnya.

Ia mengharapkan, desain struktur baru KemnekopUKM yang akan dilaksanakan dapat sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) kementerian. “KemenkopUKM siap melakukan program restrukturisasi kelembagaan, dengan bekerja sama dengan KPK, agar desain struktur baru KemenkopUKM dapat lebih fokus tupoksinya, dan dapat menjadi rolemodel, mulai dari proses rekrutmen hingga pengadaan SDM,” pungkasnya. (Esawe).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button