Nasional

Mensos: Penerima Bantuan Tambahan Rp 500.000, Hanya untuk Katagori Keluarga Penerima Manfaat (KPM)

Pipnews.co.id, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Sosial kembali akan menyalurkan bantuan sosial berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai Rp 500 ribu per keluarga.

Menteri Sosial Juliari Peter Batubara mengatakan, bantuan sosial itu diberikan pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Namun demikian kata dia, tidak semua keluarga di Indonesia akan mendapat bantuan tersebut.

“Untuk menerima bantuan ini ada syaratnya. yakni penerima bantuan merupakan kelurga miskin/Kelurga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Program Pangan Non Tunai (BPNT) non Program Keluarga Harapan (PKH). Kita memberikan bantuan cash Rp 500 000,- kata Juliari saat melaunching program bantuan sosial tunai kartu sembako non PKH du Jakarta (31/8).

Juliari mengatakan, dana ditransfer pada kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) dan dapat ditarik tunai di ATM bank bank Himbara (BRI, BNI, BTN, Mandiri) dan tidak dikenakan administrasi. Menurut Juliari dana yang ditransfer tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembelian sembako atau untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. “Tapi tidak boleh untuk beli pulsa, rokok dan barang barang lainnya yabg tidak berguna,” tegas. Juliari.

Juliari mengatakan, bantuan sosial yang diberikan Kemensos ini dilakukan bukan saat ini saja. Akan tetapi sudah dilakukan saat awal pandemi Covid-19.

Selain bantuan sosial tunai, Juliari bilang Kemensos tetap menjalankan program reguler seperti PKH dan BPNT.
Sementara itu, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos Asep Sasa Purnama mengatakan, total anggaran yang disediakan untuk bantuan sosial tunai (BST) ini untuk 9 juta keluarga penerima manfaat (KPM) sebesar Rp 4,5 triliun. Kata dia bantuan ini dilakukan sekali. (Yan).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button