Nasional

Mentan Syahrul Yasin Limpo Apresiasi Kerja Keras Petani, Stok Beras Melimpah

Pipnews.co.id, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kerja keras para petani dalam memenuhi cadangan pangan nasional selama musim tanam (MT) 2020. Menurut Mentan kontribusi petani sangat nyata, karena Indonesia mengalami robertson beras hingga mencapai 7 juta ton.

Berdasarkan Kerangka Sample Area ( KSA) Badan Statistik Nasional BPS), stok awal beras nasional hingga akhir Desember 2020 5,9 juta ton. Apabila produksi beras 31,63 ton dan kebutuhan konsumsi mencapai 30 juta ton, maka hingga akhir tahun mendatang Indonesia memiliki stok akhir kurang lebih sebanyak 7 juta ton.

“Semua ini pastinya  karena kerja keras kita semua, karena jerih payah petani yang selalu menanam serta para aparat yang selalu setia mengawal dan mendapingi petani. Saya ini kinerja semacam ini terus berjalan,” kata Mentan Syahrul dalam siaran pers Kementan di Jakarta (28/10).

Lebih jauh Mentan Syahrul menjelaskan, produksi beras merupakan indokator kinerja Kementerian Pertanian yang dipimpinnya dan menjadi tolok ukur atas keberhasilan berbagai program yang ada. Produksi beras juga sekaligus indikator utama dimana kesejahteraan pertani perlahan tapi pasti terus mengalami peningkatan.

“Seperti diketahui, Nilai Tukar Petani (BTP) pada September 2020 mencapai 101,66 atau meningkat 0, persen dibanding bulan Agustus yang hanya 100,65. Berdasarkan data BPS, peran sektor pertanian terhadap total Produk Domestik Bruto (PDB) bahkan mencapai 14 persen yang berdampak pada penyediaan lapangan.kerja bagi hampir separoh total penduduk Indonesia,” ujar Syahrul.

Kata dia, peningkatan pertumbuhan sektor perranian  pada kuartal II 2020 ini mencapai 16,24 persen dibanding kuartal sebelumnya. Untuk melanjutkan hasil positif ini, Kementan mengajak semua pihak bahu membahu membangun pertanian Indonesia yang lebih baik. Peningkatan produksi harus terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta mengurangi impor dan meningkatkan volume ekspor.

“Kami juga terus berupaya memberikan bantuan sarana produksi, alat pra panen dan pasca panen, serta mendorong para petani untuk menggunakan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) dan pengembangan pertanian berbasis korporasi dan klaster. Kami berharap pemerintah provinsi dan kabupaten menggerakan Kostratani di kecamatan sebagai ujung tombak kita dalam membangun pertanian Indonesia,” pungkas Mentan Syahrul Yasin Limpo. (Yan).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button