OJK : Restrukturisasi Kredit Perbankan Hingga Agustus 2020 Capai Rp 863,62 Triliun

Pipnews.co.id, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat realisasi restrukturisasi kredit perbankan hingga 24 Agustus 2020 mencapai Rp 863,62 triliun. Restrukturisasi tersebut tersalurkan kepada 7,19 juta debitur. “Dari potensi sebanyak 102 bank senilai Rp 1.376,6 triliun hingga 24 Agustustus 2020 sudah tersalurkan sebesar Rp 863,62 triliun,” kata Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam Webinar Peran Strategi Industri Jasa Keuangan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Selain perbankan, perusahaan pembiayaan juga melakukan restrukturisasi. Hingga 8 September 2020, OJK mencatat sebanyak 182 perusahaan pembiayaan telah melakukan restrukturisasi dengan.nilai mencapai Rp 165,94 triliun kepada 4,54 juta kontrak yang disetujui. Anto mengatakan restrukturisasi ini secara jumlah lebih banyak diberikan kepada debitur UMKM. Secara rinci perbankan telah melakukan restrukturisasi kepada 5,76 juta debitur UMKM dengan nilai Rp 355,17 triliun dan kepada 1,43 juta debitur non UMKM dengan nilai Rp 508,45 triliun.

“Yang masih dalam proses ada 320.711 kontrak dari total 5,16  juta kontrak permohonan restrukturisasi yang masuk dari 182 perusahaan pembiayaan,” kata Anto. Seraya menambahkan, selain itu restrukturisasi juga dilakukan lembaga keuangan mikro dankecil wakaf mikro. Hingga Agustus 2020, nilai restrukturisasi lembaga keuangan mikro mencapai Rp 26,4 miliar.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah menjanjikan kelonggaran atau relaksasi kredit kepada pelaku usaha mikro kecil yang penghasilannya terdampak pandemi Covid-19. Relaksasi atau kelonggaran kredit ini, diatur dalam POJKZ No.11/POJK.03/2020 yang berlaku sejak 16 Maret 2020 hingga 31 Maret 2021.

Relaksasi kredit tersebut bisa bermacam macam, mulai dari penurunan suku bunga, perpanjangan waktu hingga pengurangan tunggakan pokok dan lain lain. Pemberian jangka waktu bisa bervariasi, sesuai kesepakatan antara debitur dengan bank maupun leasing. misalnya 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, sampai maksimal 1 tahun. Persetujuan permohonan, skema dan jangka waktu restrukturisasi akan ditentukan berdasarkan penilaian/asesmen Bank/Perusahaan Pembiayaan terhadap kemampuan membayar debitur dan juga kesepakatan kedua belah pihak. (Yan).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.