Mahasiswa Banyuwangi Selepas Kuliah Diharapkan Kemenkop dan UKM Tekuni Dunia Wirausaha

Pipnews.co.id, Banyuwangi- Potensi Kabupaten Banyuwangi yang sangat bagus, terlebih Pemkab juga sudah membangun infrastruktur fiber optic yang menjangkau sampai ke pelosok desa. Sehingga sangat mendukung sebagai sarana memasuki era revolusi induatri 4.0. Dimana pengaruh teknologi akan berperan besar dalam memacu kegiatan perekonomian.

Untuk itu Kementerian Koperasi dan UKM melalui Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), mendorong para mahasiswa dan mahasiswi di Banyuwangi untuk berwirausaha usai menuntaskan kuliahnya. Mengingat potensi di Kabupaten paling ujung timur Pulau Jawa ini sangat besar utamanya sebagai destinasi pariwisata maupun kegiatan ekonomi kreatif.

Demikian disampaikan Rulli Nuryanto sang Deputi SDM, saat membuka kegiatan Pemasyarakatan Kewirausahaan kepada 100 mahasiswa/i dari beberapa Perguruan Tinggi dan pemuda di Banyuwangi, Minggu (27/1).

Rulli menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut adalah bentuk sinergi antara Kementerian  Koperasi dan UKM dengan Organisasi Aksi Solidaritas  Era Kabinet Kerja (OASE). Yang mana OASE Kabinet Kerja ini merupakan  gagasan dari Ibu Negara dan Ibu Wakil Presiden yang telah disepakati para  pendamping Menteri Kabinet Kerja, guna mendukung dan berperan aktif dalam mensukseskan program Kabinet  Kerja.

Acara tersebut juga dikunjungi ibu-ibu pendamping Menteri yang tergabung dalam OASE Kabinet Kerja, diantaranya Istri Menteri Koperasi dan UKM  Bintang Puspayoga, Istri Menteri Perhubungan Sri Endang Haryatie dan Istri Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Sri Mega Dami.

Rulli berharap kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan dapat memberikan manfaat langsung dirasakan oleh masyarakat, khususnya bagi para pemuda dan mahasiswa utamanya dalam rangka penumbuhan dan pengembangan usahanya. “Kegiatan ini kita  harapkan dapat menjadi ajang edukasi dan inspirasi, serta diharapkan dapat melahirkan banyak pelaku usaha dan wirausaha sukses,” tegasnya.

Terlebih lanjut Rulli di Kabupaten Banyuwangi ini memiliki segudang potensi yang layak untuk dimanfaatkan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya adalah potensi di sektor pariwisata yang didukung dengan kekayaan budaya yang unik dan menarik, sehingga bisa dikemas menjadi sajian wisata budaya Banyuwangi sebagai kearifan lokal.

Selanjutnya sajian wisata budaya itu  dapat  “dijual”  sebagai objek wisata bagi  para  wisatawan  baik  domestik maupun  internasional. Hal  tersebut imbuh dia  merupakan  potensi yang dapat memberikan pendapatan dan kontribusi bagi pembangunan daerah yang  pada  gilirannya  bisa berdampak pada peningkatan pendapatan nasional.

Seiring dengan pengembangan wisata Banyuwangi, tentunya harus didukung dengan pengembangan di sektor UKM, seperti penyediaan souvenir, kuliner  makanan  khas  hingga  penyediaan homestay atau penginapan. “Peluang-peluang inilah yang harus ditangkap secara cepat  oleh para calon wirausaha,” ujarnya lagi.

Mau dan Berani

Sementara itu Asdep Bidang Pengembangan Kewirausahaan Kemenkop dan UKM, Budi Mustopo menambahkan, tujuan Pemasyarakatan Kewirausahaan antara lain untuk menambah pengetahuan/wawasan tentang kewirausahaan, khususnya bagi pemuda dan mahasiswa diwilayah Kabupaten Banyuwangi.

Selain itu juga  menumbuhkan jiwa dan semangat wirausaha dikalangan pemuda dan mahasiswa sehingga dapat memotivasi mereka untuk mau dan berani berwirausaha. Selanjutnya bisa memicu ide-ide kreatif dan inovatif bagi pemuda dan mahasiswa dalam berwirausaha maupun mengembangkan usahanya. 

Materi yang diberikan selain seputar kebijakan pengembangan kewirausahaan dan program bantuan pemerintah bagi Wirausaha Pemula, maupun materi  motivasi kewirausahaan dan Success Story  yang disampaikan  dr.  Made  Windu  Segara  Senet,  mantan  dokter yang lebih memilih menjadi wirausaha dan saat ini sukses dengan usaha Restoran dan Coffee Mangsi di wilayah Bali. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.