Nasional

Pastikan Dana PEN Jalan, Menkop Lakukan Tinjauan dan Menyerahkan Restrukturisasi Pembiayaan LPDB- KUMKM ke KSP KUD Mintorogo Demak

Pipnews.co.id, Demak – Guna mendorong penyerapan anggaran, khususnya program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) segera tersalurkan. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, turun langsung ke lapangan memastikan percepatan program PEN pada Jumat (3/7). Kali ini, daerah yang berkesempatan dikunjungi adalah Demak-Jawa tengah, yakni mendatangi KSP/KUD Mintorogo. Di sana Menkop menyerahkan secara simbolis restrukturisasi pinjaman/pembiayaan LPDB- KUMKM, sekaligus berdialog dengan pengurus dan anggota koperasi.

Menurut Teten, kedatangannya tersebut dalam rangka memastikan program relaksasi pembiayaan koperasi berjalan dengan baik. Ia juga mengingatkan, bahwa beberapa hari lalu semua sudah tahu presiden marah, karena program PEN yang diperlukan untuk pemulihan ekonomi, dengan banyaknya masyarakat mengalami kesulitan hidup, umkm dan usaha berhenti. Perlu tambahan modal, cicilan ditunda dulu, jangan mengangsur. “Saya sekarang ingin memastikan program itu sudah jalan,” tegasnya.

Masih kata Teten, bagi sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pembiayaan program PEN disalurkan melalui pembiayaan perbankan dan bank perkreditan rakyat (BPR), termasuk melalui koperasi. Namun khusus koperasi akan disalurkan oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB KUKM) sebesar Rp 1 triliun. “Untuk UMKM seluruh pembiayaan disalurkan melalui lembaga pembiayaan bank maupun bpr termasuk koperasi. Yang Rp 1 triliun lewat LPDB dana bergulir. Tahun ini diprioritaskan untuk koperasi,” jelasnya lagi.

Teten juga menargetkan program PEN melalui LPDB KUKM akan selesai disalurkan sebesar Rp 1 triliun pada bulan September 2020, untuk modal kerja 266 koperasi di Indonesia. “Saya ingin pastikan 1 triliun sudah tersalur sampe September. Targetnya 266 koperasi yang kami kategorikan sehat sebelum covid, untuk bisa salurkan pembiayaan UMKM,” tandasnya.

Adapun Dirut LPDB KUKM Supomo memastikan penyaluran pembiayaan LPDB KUKM kepada koperasi merata di seluruh Indonesia. Menurutnya, hingga saat ini sudah disalurkan Rp 237,2 miliar atau setara dengan 23,7%. “Koperasi yang menerima dana bergulir itu ada di NTT, Jawa, Kalimantan. Mayoritas koperasi simpan pinjam, yang anggotanya bergerak di idang pertanian, dan perternakan,” jelas Supomo.

Sedangkan Ketua KSP KUD Mintorogo, Suwondo mengatakan, pihaknya mendapatlan pembiayaan dari LPDB KUMKM sebesar Rp2.3 miliar pada tahun 2019 untuk disalurkan kpd 247 anggota koperasi. Pihaknya juga telah mengajukan reatrukturisasi pinjaman kepada LPDB KUMKM dengan total outstanding per 25 Juni 2020 sebesar Rp. 1.724.999.000. “Juni anggota aktif 28 ribu orang, baru 530 anggota yg dibiayai. Segmen usaha terbesar pertanian 28.7 persen, 27 perdagangan,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Koperasi dan UKM selain disertai Dirut LPDB KUKM Supomo, juga Deputi SDM Arif Rahman Hakim, Staf Khusus Riza Damanik dan disambut Wakil Bupati Demak Joko Sutanto, Kadis Koperasi Jawa Tengah Ema Rahmawati dan Ketua KSP KUD Mintorogo. (Esawe).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button