Pendataan KUMKM Terdampak COVID-19 Melalui Rilis E-Form Sudah Diluncurkan Kemenkop dan UKM

Pipnews.co.id, Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM merilis e-form untuk kepentingan pendataan pelaku koperasi dan UMKM yang terdampak pandemi COVID-19. Untuk penerapan kebijakan dan fasilitasi pemerintah ini, dikhususkan  bagi para pelaku KUMKM terdampak COVID-19 secara tepat sasaran, sehingga diperlukan data yang akurat.

Mengingat data mutakhir dan detail menjadi krusial sebagai dasar pengambilan kebijakan di lapangan. Untuk kesuksesan program tersebut, tentu hanya dapat diperoleh melalui partisipasi dari masyarakat pelaku yang terdampak langsung. Demikian ungkapkan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof. Dr. Rully Indrawan, M.Si. di Jakarta, Senin (13/4).

Masih kata Prof Rully, pendataan ini merupakan tindak lanjut dari program melalui hotline pengaduan KUMKM terdampak yang dibuka sejak 17 Maret 2020. Hal ini sebagai respon cepat Kemenkop dan UKM dalam menerima laporan, sebagai dasar menyiapkan strategi yang tepat, dan dapat menyalurkan bantuan sesegera mungkin.

Rully Indrawan pun memastikan, bahwa pendataan ini tidak memungut dana karena anggaran untuk eksekusi program-program mitigasi ini sudah cair. Dengan demikian tidak ada keharusan bagi para pelaku untuk membayar kompensasi apapun. “Kami paham bahwa sudah banyak beredar pendataan di masyarakat, namun e-form ini sangat diperlukan untuk memastikan tersedianya data yang akurat dan mutakhir,” kata Rully.

Hal itu tidak lain karena di lapangan, sangat beragamnya kondisi, karakteristik, dan permasalahan KUMKM yang tersebar di seluruh Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah untuk dapat menyalurkan jenis program dan bantuan yang tepat. “Oleh sebab itu sirkulasi e-form ini kami lakukan melalui jejaring perangkat organisasi terkait KUMKM, bukan langsung ke masyarakat,” tandasnya lagi.

Untuk menyukseskan program tersebut, imbuh Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM, Tb. Fiki C. Satari, Kemenkop dan UKM juga menggandeng kelompok-kelompok masyarakat dan pendamping Koperasi dan UKM, yang memiliki jangkauan dan jejaring hingga ke seluruh pelosok Indonesia. “Kami bekerja sama lintas kementerian dan lembaga terkait pasokan dan analisis data ini,” jelasnya.

Fiki menambahkan dalam upaya ini, pihaknya merilis e-form kuesioner untuk dilengkapi oleh para pelaku KUMKM terdampak. Selanjutnya kata dia, data yang diperoleh dari e-form ini akan terintegrasi dengan big data kementerian, yang akan dimanfaatkan sebagai basis bagi pemutakhiran data, dan penanganan yang lebih sigap dan tanggap pada dukungan program pemerintah selanjutnya.

“Dengan begitu para pelaku diminta untuk menginformasikan kondisinya secara lebih rinci dan spesifik, karena selain untuk dapat diintegrasikan dengan data terdahulu, juga untuk menghindari duplikasi data,” tandasnya.

Data yang diperoleh dan telah dilengkapi NIK pelaku KUMKM akan dikompilasi dalam sistem terpadu sehingga para pelaku tidak perlu melakukan pengisian data ulang di masa mendatang. E-form Pendataan Koperasi dan UMKM Terdampak Covid-19 ini, mulai didistribusikan melalui Organisasi Perangkat Daerah yang membawahi Koperasi dan UKM, serta seluruh institusi yang memiliki jejaring dan stakeholder para pelaku KUMKM. Dimulai Senin, 13 April 2020 melalui tautan https://bit.ly/SiapBersamaKUMKM dalam payung program #SiapBersamaKUMKM. (Slamet AW).

About admin 205 Articles
Eko Priyanto lahir di kota Wonosobo 27 April 1982, Alumni Sistem Informasi disalah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta dan memperoleh gelar Sarjana Komputer (S.Kom). Memulai mengenal pemograman website sejak tahun 2007 hingga sekarang. Saat ini fokus sebagai profesional Web Design dan menjadi penulis dibeberapa blog tutorial miliknya.

1 Comment on Pendataan KUMKM Terdampak COVID-19 Melalui Rilis E-Form Sudah Diluncurkan Kemenkop dan UKM

  1. usaha yang saya bangun ini sudah cukup lama 2 tahun sampai sekarang.ingin mengembangkan usaha opak ubi dan kerupuk bayam ini dengna alat yang bisah membantu pekerjaan saya lebih enteng dan penambahan modal

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.