Pengaruh Gelaran Asian Games, Transaksi di Smesco Indonesia Meningkat hingga 111 Persen

Pipnews.co.id, Jakarta – Berlangsungnya perhelatan Asian Games 2018 ini benar-benar menjadi sarana yang tepat untuk mempromosikan produk-produk unggulan UKM dari seluruh nusantara yang di gelar di gedung Smesco Indonesia.

Hingga gelaran tersebut berjalan 8 hari benar-benar dapat dimanfaatkan oleh Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP – KUKM) untuk mempromosikan produk unggulan UKM dari berbagai daerah/provinsi yang ditampilkan di Smesco Indonesia.

Terbukti sudah banyak dari atlet ataupun official dari peserta Asian Games yang mengkhususkan mampir ke Smesco untuk belanja suvenir dan produk-produk lainnya. Misalnya pada Minggu (26/8) hingga pukul 15.00, sedikitnya ada tiga delegasi dari Qatar, Philipina dan Malaysia menyempatkan belanja.

Dampak adanya pesta olah raga akbar se-Asia itu, telah meningkatkan omzet produk UKM yang ditawarkan di Gedung Smesco, hingga 111% dari kondisi normal. Kondisi tersebut tentu membuat Emilia Suhaimi, Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM), mengaku senang dengan respon positif dari atlet, official ataupun suporter terhadap produk-produk yang dipajang di Smesco Indonesia.

“Sudah banyak produk-produk UKM yang dibeli oleh delegasi dari berbagai negara. Hal ini menandakan pilihan panitia penyelenggara (Inasgoc) memilih Smesco sebagai salah satu destinasi wisata belanja dari peserta Asian Games tidak keliru,” ujarnya kepada awak media di Gedung Smesco, Minggu (26/8).

Dia menambahkan, selama lima hari pertama pelaksanaan Asian Games omzet tercatat naik tajam hingga lebih dari 110,8 persen. Banyaknya delegasi atlet atau official peserta Asian Games yang berbelanja di Smesco Indonesia, harapnya dapat menjadi sarana promosi produk UKM ke berbagai negara. “Pertumbuhan omzet month to month 110,8 persen. Itu dari tanggal 19 sampai 24 Agustus,” jelasnya semangat.

Hanya saja, meski mengaku senang, Emilia mengaku masih perlu ada upaya bersama meramaikan Smesco. Menurutnya masih kurang kepedulian dari Dinas Koperasi dan UKM dari berbagai daerah yang menempatkan produk-produk unggulan dari daerahnya dianggap belum optimal.

Misalnya ditunjukkan dengan kurang cepatnya respon mereka untuk melakukan sirkulasi produk-produk UKM yang habis atau hampir habis. Hal ini membuat promosi produk unggalan dari daerah-daerah yang paling banyak diminati oleh buyer menjadi terkendala.

“Ya kami meminta Dinas Koperasi makin lebih proaktif mengingat keberadaan Smesco Indonesia sebagai sarana yang sangat membantu bagi produk unggulan UKM dari daerahnya untuk dipromosikan. Jadi kalau mereka serius dan cekatan, pasti hasilnya juga makin menggembirakan bagi masa depan produk UKM kita,” tandasnya.

Emilia berharap di sisa waktu Asian Games yang tinggal beberapa hari lagi, peran dan komitmen pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan UKMnya dapat lebih ditingkatkan. Produk UKM yang mereka titipkan di Smesco Indonesia ini menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha di daerah untuk mengembangkan produknya ke pasar ekspor.

“Kalau daerah cepat respon kembali mengisi barang-barang yang udah habis untuk segera dikirim ke sini. Akan melancarkan sirkulasi barang-barang produk UKM yang ada di Smesco ini, terlebih saat momen besar ini tempat ini ditunjuk menjadi wisata belanja bagi mereka para atlet dan official,” pangkasnya. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.