Perihal Peningkatan Akses Pembiayaan bagi KUMKM terus Disosialisasikan Kemenkop

PIPNews.co.id, Tasikmalaya – Skema pembiayaan bagi Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM), terus diciptakan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM). Selain pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk Wirausaha Pemula (WP). Kemenkop UKM juga bekerjasama dengan lembaga keuangan lainnya, untuk penyediaan sumber pembiayaan dan pemodalan usaha bagi KUMKM.

Beberapa program pembiayaan yang dapat diakses oleh KUMKM, yakni Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) bagi pelaku usaha yang belum Layak mendapat kredit Bank (unbankable) dan WP.

Program pembiayaan yang telah diupayakan Kemenkop UKM, minimalnya sudah terdapat tujuh koperasi yang telah menjadi penyalur program UMi dengan total dana yang tersalurkan sebesar Rp 199,41 miliar kepada 58.785 UKM. Sedangkan untuk program KUR baru ada dua koperasi sebagai penyalur, yaitu Kospin Jasa Pekalongan-Jateng, dan Koperasi Obor Mas Maumere NTT.

Demikian diungkapkan Deputi Pembiayaan Kemenkop UKM, Yuana Sutyowati, saat menjadi pembicara pada acara Sosialisasi Peningkatan Akses Pembiayaan bagi Koperasi dan UMKM, khusus koperasi simpan pinjamp/unit simpan pinjam (KSP/USP) koperasi dan koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah/unit simpan pinjam pembiayaan syariah (KSPPS/USPPS) koperasi, di Tasikmalaya-Jabar, Kamis (8/3).

Menurut Yuana, sosialisasi untuk peningkatan akses pembiayaan ini, terdapat beberapa poin penting, terkait unit simpan pinjam dan pembiayaan syariah oleh koperasi. Perlu ditingkatkan pemahaman masyarakat terhadap kelembagaan pengelola dan produk yang dikeluarkan, selain literasi keuangan bagi unit simpan pinjam dan pembiayaan syariah.

Yuana juga mendorong kerjasama usaha antar koperasi melalui koperasi sekunder untuk melaksanakan intermediasi keuangan melalui kegiatan polling of fund, financial assistant dan technical assistant, sehingga dapat memenuhi likuiditas koperasi anggotanya ketika dibutuhkan. “Khusus untuk pengembangan produk dan akad pembiayaan syariah Kementerian Koperasi dan UKM menekankan pelaksanaan kepatuhan Syariah dengan menerbitkan produk dan akad yang sesuai dengan fatwa DSN-MUI,” harapnya.

Dalam sosialisasi tersebuti Yuana juga menekankan pentingnya KSP/USP koperasi dan KSPPS/USPPS koperasi yang sehat, memiliki kinerja yang baik dan patuh peraturan perundangan yang berlaku, sehingga dapat memperoleh kepercayaan anggota sebagai pemilik dan pengguna jasa.

Acara yang dibuka Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kab. Tasikmalaya, Safari Agustin ini, juga dihadiri oleh Dirut Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kemenkeu, Syahrir Ika, Kepala Divisi Bisnis Planning and Development PT Bahana Ventura Hanif Muslim, sejumlah Asdep pada Deputi Pembiayaan Kemenkop dan UKM dan lain-lain.

Acara juga dihadiri oleh KSP/USP Koperasi dan KSPPS/USPPS koperasi se Kota/Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis, pendamping MEA, UMKM, serta asosiasi gerakan koperasi se Kota/Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.

Saat membuka acara Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tasikmalaya Safari Agustin, sangat merespon dan mendorong agar KSP/USP Koperasi dan KSPPS/USPPS Koperasi mampu menyalurkan progran pembiayaan ultra mikro (UMi) maupun Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan tujuan untuk mempercepat penyaluran kepada UMKM dan untuk mengatasi keterbatasan jaringan di pedesaan.

“Kita harus menyikapi program ini dengan kesiapan dari lembaga koperasi khususnya dalam pembiayaan UMi maupun KUR, sehingga dapat membangun koperasi yang sehat, kuat dan mandiri,” harap Safari.

Di Kabupaten Tasikmalaya per 31 Des 2017 kini terdapat 756 koperasi tersebar di 39 Kecamatan. Dari jumlah itu, sebanyak 466 koperasi yang aktif dan yang tidak aktif sebanyak 290 koperasi.

Kabupaten Tasikmalaya tegas Saeari mempunyai kehendak yang kuat untuk membangun koperasi, sebagai lembaga ekonomi kerakyatan. Demikian koperasi diharapkan mampu berperan aktif dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.(awes).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*