Nasional

PIP Berikan Penundaan Pokok Pinjaman dan Masa Tenggang Diantaranya Kepada 15 Koperasi

Pipnews.co.id, Jakarta – Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan memberikan keringanan dan penundaan penundaan pokok pinjaman dan masa tenggang kepada Debitur, Penyalur dan Lembaga Linkage / Koperasi penyalur pembiayaan usaha Ultra Mikro (UMi) yang terdampak pandemi Covid-19. Di antaranya kepada PT Pegadaian (Persero) PT Bahana Artha Ventura (BAV) dan 15 Koperasi sebagai bagian dari Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sampai dengan Desember 2020.

Direktur PIP kemenkeu Ririn Kadariyah mengatakan. pemberian relaksasi kepada 15 dari 43 koperasi yang menyalurkan pembiayaan UMi melalui PT BAV besarnya senilai Rp 272,7 miliar diberikan pada Selasa (18/8). “Sedangkan relaksasi senilai Rp 26 miliar diberikan kepada PT pegadaian pada.Jumat (14/8) lalu,” kata Ririn dalam siaran pers (18/8).

Ririn.menjelaskan, pemberian relaksasi kepada sekitar 110 debitur itu, adalah dukungan PIP melakukan percepatan PEN, khususnya membangkitkan kembali Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terpuruk. terutama untuk membantu para debitor pelaku usaha.mikro, penyalur dan lembaga linkage agar dapat bangkit kembali.

“Pandemi ini memang berdampak secara menyeluruh kepada semua penyalur UMi. Tidak hanya koperasi dan lembaga lingkage yang berskala kecil, tapi juga setingkat BUMN seperti Pegadaian. Pelaku usaha mikro kesulitan mengangsur kembali kewajibannya sehingga.berdampak pada likuiditas para penyalur dan Koperasi sebagai Lembaga Linkage penyalur UMi,” ujar Ririn.

Menurut Ririn, relaksasi ini sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Ekonomi Nasional (PEN).

Masih Ririn, untuk lebih memudahkan relaksasi, PIP memberikan kemudahan.bagi penyalur dan linkage, diantaranya penyederhanaan dokumen pengajuan dan asistensi pengajuan dokumen dan uploading data di Sistem Informasi Kredit Program (SIKP).

“Kebijakan relaksasi ini tidak berdiri sendiri, tapi disinergikan dengan program subsidi bunga dari pemerintah yang dicairkan melalui Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian BUMN yang juga menyasar Penyalur dan Lembaga Linkage penyalur UMi,” jelas Direktur PIP itu.

Adapun 15 Koperasi di bawah PT BAV yang mendapatkan relaksasi adalah KSPPS Adi Kertha Raharja, KSPPS Alrrt Amanah, KSPPS BG Mandiri, KSPPS BMT Mitra.Ummat Nasional, KSPPS BMT Amanah Bina Insan, KSPPS Biba Masyarakat Utama, KSPPS BMT UGT Sidogiri dan KSU Krams Bali (Yan).

Related Articles

One Comment

  1. Kepada Yth
    Direktur PIP kemenkeu

    Jika ada nasabah KSPPS BMT Mitra Ummat Nasional berkeinginan melakukan pembayaran kembali simpanan berjangka dan sampai email ini belum ada realisasi atas permohonan tersebut, maka apa yang kami lakukan atas lamanya proses pembayaran kembali atas simpanan berjangka tersebut.
    Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button