Nasional

Presiden Jokowi: Tahun 2021 Pemulihan Ekonomi Nasional akan Berjalan Lebih Cepat

Pipnews.co.id, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) menggelar acara Diskusi Panel  Outlook Ekonomi di Jakarta dengan tema “Meraih Peluang Ekonomi di 2021” hari Selasa (23/12)

Diskusi Panel ini dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual. Dalam sambutannya Jokowi menyatakan, bahwa kebijakanĺ yang berjalan baik ditahun 2020 patut diteruskan, terutama dalam penabganan Civid-19 dan pemulihan kehidupan masyarakat.

“Pemerintah akan segera memberikan vaksin gratis ke seluruh masyarakat di awal 2021. Program vajsinasi ini diharapkan akan memberikan kepercayaan publik terhadap penanganan Covid-19 dan menimbulkan rasa aman di masyarakat. Dengan demikian pemulihan ekonomi nasional diharapkan dapat berjalan lebih cepat,” kata Presiden Jokowi.

Ia melanjutkan, sejumlah reformasi struktural yang telah disiapkan pemerintah di tahun ini diperkirakan akan mulai terlihat hasilnya di tahun 2021. Implementasi UU Cipta Kerja melalui sejumlah Peraturan Pelaksanaan akan mulai diberlakukan tahun 2021 dan diharapkan akan mendorong aktivitas ekonomi sosial masyarakat, mendukung masuknya investasi dan juga capital inflow.

Menurut Presiden, Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI), atau yang dikenal dengan.nama Indonesia Investment Authority (INA) merupakan sumber pembiayaan pembangunan baru yang tidak berbasis pinjaman tetapi dalam bentuk penyertaan modal atau ekuitas, diperkirakan akan mendorong pembangunan diberbagai sektor dan infrastruktur.

Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Pemerintah telah mempersiapkan langkah dasar  dengan melakukan reformasi struktural yang akan dimulai di awal tahun 2021.m, diharapkan hasilnya sudah mulai terlihat disepanjang tahun 2021.

“Pemerintah menggunakan momentum ini untuk meraih peluang untuk mendorong pemulihan ekonomi dengan melakukan reformasi struktural melalui kemudahan berusaha, pemberian intensif usaha dan dukungan UMKM untuk memberikan kepastian usaha dan menciptakan iklim usaha dan investasi yang lebih baik, sehingga penciptaan lapangan kerja dapat terealisasi. Salah satu pendorong utama (key drivet) yang diandalkan adalah melalui UU Cipta Kerja,” kata Menko Airlangga.

Selain itu lanjut dia, sejumlah strategi lainnya turut disiapkan, yaitu dengan melanjutkan Program Komite PC-PEN (Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) di tahun 2021, dukungan kebijakan pemberdayaan UMKM, penyusunan Daftar Prioritas Investasi (DPI) dan pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau SWF.

Sinyal pemulihan mulai terlihat, ekspor mulai pulih akhir 2o20 dan tren ini terus terjaga pada tahun 2021. Indonesi telah kembali mendapatkan fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) yang tentunya akan mendorong ekspor Indonesia.

Transaksiberjalan Indonesia pertamakalunya surplus sebesar USD 946 juta atau 0,36 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) sejak 10  tahun terakhir. Kondisi ini juga didukung oleh Neraca Perdagangan Indonesia yabg sampai Oktober 2020 surplus sebesar USD 17,07 miliar, serta Cadangan Devisa yang cukup tinggi sebesar USD 135,2 miliar pada triwulan III 2020.

Berdasarkan data PDB pada triwulan III 2020 yang telah menunjukkan tren perbaikan, pemerinrah optimis akan terus  berlanjut di triwulan IV 2020 dan sepanjang tahun 2021. (Yan).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button