Prof Meutia Hatta : Membangun Ekonomi Rakyat Bagi Bung Hatta Adalah Prioritas Mengangkat Martabat Rakyat

Pipnews.co.id | Jakarta – Membangun ekonomi rakyat melalui koperasi bagi ‘Bapak Koperasi Bung Hatta’ adalah prioritas untuk mengangkat martabat rakyat dab menjadikan rakyat mandiri.

Hal ini disampaikan oleh Prof Meutia Hatta (Putri sulung/mewakili keluarga Bung Hatta) saat didaulat menjadi salah seorang pembicara dalam Webinar Bedah Buku Karya Lengkap Bung Hatta “Gerakan Koperasi dan Perekonomian Rakyat” yang digelar oleh Lembaga Penelitian, Pendidikan, Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) di Jakarta (12/7/2021).

Mengutip kalimat Bung Hatta pada halaman 19-20 pada buku 6 KLBH yang dibahas saat ini kata Meutia, rahasia koperasi terletak pada dua tiang, yaitu solidaritas dan individualitas.

“Jika hilang salah satu dari kedya itu, tidak sempurna,” kata Meutia dalam siaran pers yang dilansir Humas Kementerian Koperasi dan UKM (15/7/2021).

Meutia mengatakan , bangsa Indonesia yang mau menempuh jalan ini sebagai perusahaan ekonominya, mesti memperlihatkan dasarnya itu.

“Keduanya, tidak didapat seperti itu saja, melainkan dengan didikan;” ujar Meutia, yang mantan Menteri Penberdayaan Perempuan di eea Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Terkait koperasi Indonesia yang belum terdaftar dalam daftar 300 koperasi besar dunia, Meutia tetap bangga karena memiliki 100 Besar Koperasi Indonesia yang diterbitkan Majalah Peluang.

“Pada saatnya nanti kalau kapitalisme dan liberalisme sudah meredam, nama koperasi Indonesia pasti muncul dalam 300 besar koperasi dunia. Dan itu kita harapkan waktunya tidak lama lagi,” imbuh Meutia, yang istri dari Prof Sri Edi Swasono itu.

Sementara itu di tempat yang sama, Dewan Redaksi Buku Lengkap Bung Hatta Prof Emil Salim mengatakan, gagasan yang diambil Bung Hatta adalah bangunan ekonomi bukan PT, tapi koperasi san dalam koperasi didasarkan suatu swnangat gotong royong, semangat masyarakat.

“Lahirlah gagasan koperasi sebagai usaha bersama yang menbangun kesejahteraan bersama bukan untuk modal melainkan kebersamaan dan gotong royong kata Bung Hatta,” pungkas Emil.

Sekadar diketahui, sesungguhnya koperasi Indonesia sudah lama masuk dalam peringkat 300 besar koperasi dunia. Dalam catatan Pipnews.co.id, Koperasi Semen Gresik sudah masuk urutan dua ratusan. pada 2014. Kemudian pada 2018 diwakili oleh Koperasi Telekomunikasi Seluler (Kisel) dan masuk peringkat 94 dari 300 besar koperasi dunia.

Webinar ini dilaksanakan adalah dalam rangka memperingati Hari Koperasi (Harkop) ke-74 yang jatuh pada tanggal 12 Juli 2021. (Yannes)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.