Nasional

Prof Rully Indrawan Ingatkan Pelaku UMKM dapat Manfaatkan Banpres Produktif untuk Tingkatkan Usahanya

Pipnews.o.id, Maumere – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Prof Rully Indrawan, menyerahkan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) kepada lima pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhir pekan lalu.

Penyerahan Banpres Produktif itu dilakukan di Kantor PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Sikka, NTT. Kelima pelaku UMKM yang menerima Banpres yakni, Maria Theresia Diaz, Florida Elvianti, Fransiska M.Dolvina, Aquilina Kristina, dan Theresia Nengsah.

Hal tersebut dilakukan Prof Rully semata ingin memastikan mitra-mitra nasabah PNM dapat mengakses Banpres Produktif untuk Usaha Mikro. Sebagaimana harapan Presiden Jokowi, Banpres tersebut agar dimanfaatkan sebaik mungkin. Yakni untuk memulai usaha kembali bagi yang sempat terhenti akibat pandemi covid-19, serta diperuntukkan sebenar-benarnya sebagtai penambah modal usaha pelaku usaha mikro.

Selain itu Prof Rully juga mengingatkan kepada pelaku-pelaku UMKM di Tanah Air, khususnya di Maumere, NTT, agar bergabung dengan koperasi. Ini dimaksudkan agar usahanya bisa berkembang dan meningkatkan skala usahanya. “Pelaku UMKM harus terus berinovasi dan berkelompok, bisa dengan bergabung dengan koperasi agar bisa mengembangkan usahanya,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Prof Rully juga menyempatkan berbincang-bincang dengan kelima pelaku UMKM penerima BPUM yang merupakan nasabah dari PNM Mekaar. Adapun Theresia Nengsah salah satu penerima bantuan itu, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Presiden Jokowi atas bantuan modal melalui Banpres Produktif. “Bantuan ini ingin saya gunakan untuk menambah modal dalam pengembangan usaha saya dalam menjahit,” ujarnya.

Senada Theresia, penerima lain yaitu Aquilina Kristina yang memiliki usaha di bidang peternakan, berupa jual-beli kambing. “Terima kasih Bapak Presiden Jokowi, mudah-mudahan modal usaha ini bisa meningkatkan usaha saya dan mensejahterakan keluarga saya,” ucapnya.

Sebagai informasi, program BPUM yang setiap pelaku usaha mikro yang mendapatkan Rp2,4 juta, diperuntukkan bagi 12 juta pelaku UMKM di Indonesia. Untuk tahap I, telah tersalurkan Banpres produktif ini kepada 9,1 juta pelaku UMKM. Selanjutnya, pencairan bantuan tahap II akan menyasar 3 juta penerima. Secara nasional bantuan yang diberikan untuk UMKM ini, total alokasi anggaran Rp28 triliun. Pendaftaran hingga pencairan dana Banpres produktif tidak dipungut biaya apapun. (Esawe).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button