Program Revitalisasi Pasar Rakyat Diharapkan Kemenkop UKM Dapat Tingkatkan Transaksi

PIPNews.co.id, Jakarta – Program Revitalisasi Pasar Rakyat diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi para pedagang yang mengantungkan kehidupan pada areal pasar. Maksudnya adanya program revitalisasi pasar rakyat dan penataan sarana usaha kawasan pedagang kaki lima (PKL) tersebut, dapat meningkatkan transaksi jual beli yang semula hanya bersifat mingguan, menjadi pasar harian.

Demikian disampaikan Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta, dalam Rakor teknis program revitalisasi pasar rakyat yang dikelola oleh koperasi dan penataan sarana usaha kawasan PKL di Jakarta, Rabu (7/3).

Dengan demikian lanjut Wayan, akan mampu memberikan ruang bagi UMKM sebagai pedagang pasar/PKL untuk dapat berkembang. Selain itu juga mendapat apresiasi dari pelaku KUMKM, mengingat program tersebut dianggap telah memperbaiki dan meningkatkan sarana ekonomi yang selaras dengan upaya pemerataan, pembangunan hingga memperluas kesempatan kerja.

“Pastinya memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, dengan mempersediakan sarana penunjang jaringan distribusi produk unggulan daerah,” jelasnya.

Wayan juga menjelaskan program yang telah dilaksanakan institusinya lebih satu dasa warsa ini, telah mampu mempertahankan eksistensi dan meningkatkan potensi pasar rakyat, serta kawasan PKL. Sebagai penggerak perekonomian masyarakat di daerah. Kongkretnya sejak 2003 – 2017 Kemenkop dan UKM telah membangun sebanyak 728 unit pasar yang tersebar di 383 Kabupaten/Kota.

Khusus tahun ini sambung Wayan, pemerintah akan membangun sebanyak 51 unit pasar rakyat yang diprioritaskan di daerah perbatasan, tertinggal, maupun pasca bencana. Pemerintah juga akan melaksanakan program penataan sarana usaha 20 kawasan PKL bagi 1000 pedagang atau pelaku KUMKM.

Wayan Dipta dalam Rakor tersebut juga menyerahkan secara simbolis petikan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), kepada 8 satker penerima program tugas pembantuan, tahun anggaran 2018 untuk program revitalisasi pasar rakyat, dan penataan sarana usaha kawasan PKL.

Untuk program revitalisasi pasar rakyat, DIPA diserahkan masing-masing kepada Kabupaten Raja Ampat, Mamuju Tengah, Tanah Datar dan Malaka. Sedangkan penataan sarana usaha kawasan PKL DIPA diserahkan kepada Kabupaten Kutai Barat, Sangihe, Maluku Barat Daya, dan Sikka. (awes).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*