Program WP Kemenkop dan UKM Bidik Daerah Perbatasan Negara

PIPNews.co.id, Jakarta – Daerah perbatasan negara kini juga dilirik dan masuk agenda program pembinaan kewirausahaan. Bahkan pada tahun anggaran 2018 ini, Kementerian Koperasi dan UKM telah menjadikan salah satu yang cukup fokusdi untuk melaksanakan program Wirausaha Pemula (WP). Tidak lain tujuan utamanya adalah untuk mendukung pengembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Asisten Deputi (Asdep) Permodalan, Deputi Bidang Pembiayaan, Kemenkop dan UKM Luhur Pradjarto menegaskan, daerah perbatasan negara merupakan daerah yang perlu mendapat perhatian. Dia meyakini dengan pemberdayaan UMKM dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. “Pembangunan infrastruktur bila tidak dibarengi dengan pemberdayaan UMKM akan lama pertumbuhan perekonomiannya,” katanya dalam Rapat Fasilitasi dan Koordinasi Peningkatan Kapasitas SDM Perbatasan Negara di Jakarta, Senin (19/3).

Masih dikatakan Luhur, pihaknya mendukung pengembangan UMKM melalui program WP. Pelaku UMKM harus diperkuat agar tidak ada lagi penilaian di abaian oleh pusat sehingga bisa mengakibatkan kerawanan sosial. Satu contoh mudahnya terjadi penyeludupan, sehingga daya beli masyarakat dan daya saing pelaku UMKM menurun.

Melalui program WP inilah kata Luhur lagi, para pelaku UMKM akan diberikan bantuan permodalan oleh pemerintah. Dengan cara UMKM mengusulkan melalui proposal dan beberapa persyaratan yang ditentukan. Dimana usaha yang dimaksudkan telah dijalani dan berproduksi minimal 6 (enam) bulan, memiliki Ijin Usaha, serta memiliki sertifikat pelatihan atau bimbingan teknis.

Khusus daerah perbatasan yang umumnya belum memperoleh pelatihan, kata Luhur perlu diberikan pelatihan dulu yang dilakukan oleh perangkat daerah, atau bisa bekerjasama dengan perbankan maupun perusahaan setempat dengan mengoptimalkan dana CSR.

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Perbatasan, BNPP, Boy Tenjuri memaparkan pihaknya telah merenovasi dan membangun 7 Pos Lintas Batas Negara (PLBN), yaitu 3 PLBN di Kalimantan Barat, 1 PLBN di Nusa Tenggara Timur dan 3 PLBN di Papua. Dalam waktu dekat juga akan kembali dibangun 10 PLBN.

“Pembangunan PLBN bertujuan antara lain untuk meningkatkan keamanan. Oleh karena itu, agar kondisi di daerah perbatasan lebih kondusif, maka perlu ada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dan menggairahkan perkonomian,” katanya.

Boy menambahkan, pengembangan UMKM menjadi penting dilakukan tetapi perlu sinergi dengan kementerian/lembaga, maupun BUMN. Dengan sinergi tersebut kata dia diharapkan masyarakat di sekitar wilayah PLBN dapat lebih sejahtera. UMKM berkembang maka akan meningkatkan daya saing produk UMKM. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.