Nasional

Pusat Investasi Pemerintah Telah Salurkan  Pembiayaan ke Sekitar 2,1 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro (UMi)

Pipnews.co.id, Jakarta – Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan Ririn Kadaryah mengatakan, bahwa sampai saat ini PIP yang dipimpinnya telah menyalurkan pembiayaan ke sekitar 2,1 juta pelaku usaha Ultra Mikro (UMi). Hanya saja sebagian dari jumlah nasabah itu telah melunasi pinjamannya. “Jadi yang masih aktif sekarang dan dananya masih dipakai peminjam sekitar 1,1 juta pelaku UMi,” kata Ririn dalam konverensi pers virtual di Jakarta (14/5).

Ririn menjelaskan, PIP merupakan Badan Layanan Umum (BLO) dibawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang sejak 2017 ditugaskan menyalurkan pembiayaan ke ultra mikro atau usaha yang levelnya sangat kecil. Program pembiayasn PIP terbuka untuk siapa saja yang membutuhkan, baik dengan skema konvensional maupun syariah. Namun demikian lanjut Ririn, penyaluran pembiayaan tidak dilakukan langsung oleh PIP. “Kita kerja sama dengan penyalur, yaitu PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Pegadaian dan PT Bahana Artha Ventura yang kerja sama dengan beberapa koperasi di seluruh Indonesia,” ujar Ririn.

Ia menyebutkan kini ada 42 koperasi yang menjadi penyalur pembiayaan UMi. PIP mempersilahkan yang butuh pinjaman membiayai usanya bisa ke lembaga yang sudah disebutkan tadi. Ririn menambahkan pemnerian pinjaman kesetiap nasabah UMi dibatasi maksimal Rp 10 juta. Kata Ririn pada bulan Maret lalu PIP telah menggelar Rapat Kerja Penyaluran Pembiayaan UMi. Pada kesempatan itu telah dilakukan penandatanganan kontrak kinerja 2020 dengan penyalur UMi seperti PT PNM, PT Pegadaian dan PT Bahana Artha Ventura.

Sementara tahun ini PIP ditugaskan pemerintah meningkatkan wirausaha ultra mikro yang terfasilitasi. Dengan Indikator Kinerja Utama (IKU)-nya, yaitu jumlah nasabah pembiayaan ultra mikro mencapai 752.323 debitur pada 2020. “Demi menembus target maka seluruh Penyalur UMi juga diberi target kinerja berbentuk IKU,” imbuh Ririn lagi

Sekadar tahu, dari catatan Pipnews empat koperasi yang pernah ditunjuk menjadi penyalur UMi adalah Koperasi Abdi Kerta Rsharja Tangerang (Rp 13,4 miliar), Koperasi Mitra Dhuafa Jakarta (Rp 50,2 miliar, KSPPS Sidogiri Pasuruan (Rp 51.miliar) dan KSPPS BM Utama Bandar Lampung (Rp 2,5 miliar). Kala itu suku bunga dipatok 2 persen pertahun. (Yan)

admin

Eko Priyanto lahir di kota Wonosobo 27 April 1982, Alumni Sistem Informasi disalah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta dan memperoleh gelar Sarjana Komputer (S.Kom). Memulai mengenal pemograman website sejak tahun 2007 hingga sekarang. Saat ini fokus sebagai profesional Web Design dan menjadi penulis dibeberapa blog tutorial miliknya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button