Ribuan Desa akan Benderang setelah Launching Desa Terang 2018

Pipnews.co.id, Bandar Lampung – Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga mengapresiasi partisipasi koperasi bekerja sama dengan BUMN dan swasta dalam membantu pemerintah mempercepat ketersediaan listrik di seluruh desa di Indonesia.

Melalui Program Desa Terang 2018 yang dimotori oleh Koperasi Jasa Gerakan Nelayan Tani Indonesia (KJG) ini. provinsi Lampung menjadi percontohan program Desa Terang yang akan dilaksanakan secara nasional. Demikian disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga usai meresmikan Launching Desa Terang 2018, di Desa Krawang Sari, Kecamatan Natar, Provinsi Lampung, Sabtu (15/9).

Menteri menambahkan agar KJG terus melakukan perluasan penerangan listrik di seluruh daerah di Indonesia guna mempercepat target pemerintah mencapai kedaulatan energi. “Ini adalah tujuan Bapak Presiden Jokowi untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Dalam acara yang dihadiri Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Theresia Sormin menyambut gembira program Desa Terang karena di Lampung masih ada 113 desa yang belum dialiri listrik. Program ini, dikatakan Theresia sangat membantu Pemda Lampung seluruh desa di Lampung dapat dialiri listrik.

Adapun Ketua Umum Koperasi Jasa Gerakan Nelayan Tani Indonesia (KJG) Dadang Mishal Yofthie, mengatakan Program Desa Terang merupakan program penyediaan lampu tenaga surya hemat listrik, secara gratis kepada masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik. Program ini sebagai upaya KJG bersama mitranya membantu pemerintah, mencapai sasaran pencapaian akses penerangan sebesar 98,95% pada 2018 yang menjangkau hingga ke desa-desa.

Pemerintah kata Dadang memang menetapkan 17.000 desa sebagai prioritas sebagai sasaran pembangunan desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi. “Program Desa Terang ini kami dedikasikan sebagai wujud tanggung jawab sosial bermodalkan karakter bangsa Indonesia, yakni gotong royong dalam wadah koperasi,” ungkap Dadang.

Dia menambahkan, bahwa penggunaan lampu tenaga surya lebih efisien dan dapat menyimpan energi listrik hingga 21 hari, meski dalam cuaca hujan. Karena itu pihaknya juga segera melakukan pemetaan kebutuhan listrik bersama pemda untuk mendapatkan data akurat terkait lokasi yang belum tersentuh listrik.

Usai peresmian tersebut Menteri Koperasi dan UKM kemudian meninjau langsung rumah warga yang menjadi rumah percontohan yang dialiri lampu bertenaga solar. Selain itu, ada percontohan di sembilan titik penerangan jalan. (Slamet AW).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.