Suku Bunga Kredit Perbankan Diprediksi Akan Turun, Itu Kata OJK

Pipnews.co.id, Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso mengatakan ada kecendrungan tren suku bunga kredit perbankan akan turun seiring dengan penerapan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Misalnya saja dengan program penempatan dana pemerintah di Bank Himbara dan Bank Daerah, serta teranyar adalah  program penjaminan modal kerja untuk korporasi. “Kami perkirakan, itung-itungan dengan cost of fund yang lebih murah seperti saat ini itu bisa 7 persen mestinya (suku bunga kredit) untuk korporasi,” kata Wimboh dalam konferensi video Rabu (5/8).

Pemerintah lanjut Wimboh, telah melakukan penempatan dana di perbankan dengan suku bunga yang sangat murah. Dengan demikian perbankan memiliki kewajiban untuk merefleksikan penempatan dana itu ke dalam penyaluran kredit. “Dan ini likuiditas ini sangat simple tidak ada kendala secara market liquidity sehingga ini juga kesempatan akan mendorong suku bunga menjadi lebih rendah lagi,” kata Wimboh.

Berdasarkan catatan OJK, sejak awal tahun total kredit yang sudah direstrukturisasi perbankan mencapai Rp 776 triliun dari 6,7 juta debitur. Dari jumlah tersebut sebanyak Rp 327 triliun diantaranya merupakan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sementara sisanya adalah kredit dari korporasi.

Wimboh meyakini, pada masa pemulihan ekonomi, permintaan kredit dari korporasi akan sangat besar. “Untuk bangkit kembali korporasi pasti butuh modal kerja. Kami dapat angka, bahwa untuk sampai dengan Desember 2020 ini perlu tambahan modal kerja Rp 51 triliun. Belum lagi 2021 itu akan lebih.besar lagi, kami perkirakan untuk 2021 itu mencapai Rp 81 triliun, jadi potensinya besar sekali,” imbuh Wimboh lagi.

Masih Wimboh, pemerintah resmi meluncurkan program program penjaminan pemerintah kepada korporasi padat karya dalam rangka.pemulihan ekonomi nasional. Penjaminan pemerintah kepada korporasi Padat Karya dilakukan melalui penyediaan fasilitas penjaminan sehingga perbankan dapat menambah eksposur kredit modal kerja kepada pelaku usaha. (Yan).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.