Nasional

Tiga Pasar Rakyat Dapat Sertifikat SNI 8152:2015 Dari Kementerian Perdagangan

Pipnews.co.id, Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyerahkan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) 8152:2015 Pasar Rakyat kepada tiga pasar rakyat di Tanah Air yang dinilai berhasil    lulus dari kreteria sesuai standar SNI 8152:2015 tantang Pasar Rakyat.

Ketiga pasar rakyat penerima sertifikat dimaksud adalah Pasar Cipanas Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Pasar Atas di Kota Cimahi, Jawa Barat dan Pasar Karangjati di Kzbupten Semarang, Jawa Tengah. Sertifikat diserahkan Mendag Agus di Hotel Pullman Ciawi Bogor pada 21 Desember 2020 dan disaksikan  para pejabat pasar dari ketiga daerah tersebut. Di sana juga ikut hadir Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

“Penerapan SNI 8152:2015 Pasar Rakyat merupakan salah satu upaya mewujudkan pasar rakyat berdaya saing dan mengurangi penyebaran Covid-19. Sebab penelaian yang dilakukan menekankan faktor kebersihan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan pasar, serta kualitas barang yang dijual,” kata Mendag Agus dalam siaran pers (21/12).

Ia menjelaskan, SNI 8152:2015  Pasar Rakyat secara garis besar menetapkan tuga persyaratan yang harus dimiliki pasar rskyat, yaitu persysratan umum, persyaratan teknis dan persysratan pengelolaan. Persyaratan Umum, yaitu pasar rakyat harus memenuhi syarat kebersihan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan. Kemudian persyaratan teknis meliputi, pengaturan tenrang zonasi ruang dagang, koridor, pas ukur ulang dan sidang tera. Sedang persyaratan pengelolaan terkait dengan manajemen pengelolaan pasar secara profesional.

“Pada 2014-2019 pemerintah telah membangun dan merevitalisasi pasar sebanyak 5.264 pasar rakyat dari total 15.657 pasar rakyat yang dibangun dan direvitalusasi di seluruh Indonesia. Sampai akhir 2020 terdapat 46 pasar rakyat yang telah memperoleh sertifikat SNI 8152:2015 Pasar Rakyat. Sejumlah 22 pasar rakyat diantaranya mebdapat pendampingan dari Kementerian Perdagangan,” kata Agus.

Agus melanjutkan, pengembangan pasar rakyat diamanatkan dalam Undang Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Pemerintah Pusat bekerjasama dengan Pemerintah Daerah melakukan  pembangunan, pemberdayaan dan peningkatan kualitasc pengelolaan pasar rakyat. SNI Pasar Rakyat berperan penting sebagai salah satu acuan pembuatan prototipe pasar rakyat.

Menurut Mendag Agus, pandemi Covid-19 memberikan dampak pada sektor perdagangan, antara lain penurunan daya beli masyarakat, serta penurunan transaksi perdagangan di pasar rakyat dan reteil modern. Pasar rakyat tetap dibuka dengan menerapkan protokol kesegatan yang ketat guna ketersediaan, kelancaran distribusi barang, dan jasa kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan dan Tertib Niaga Veri Anggrijono menambahkan, kegiatan pendampingan penerapan SNI Pasar Rakyat bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola pasar. Keterampilan tersebut antara lain, terkait manejerial pengelolaan pasar, pengelolaan lingkungan, penerapan protokol kesehatan dan digitalisasi pasar berdasarkan SNI Pasar Rakyat.

“Penerapan SNI 8152:2020 Pasar Rakyat diharapkan dapat menciptakan pasar yang berdaya saing dan memiliki pengelolaan profesional. Sehingga dapat mendorong peningkatan ekonomi nasional yang berlandaskan ekonomi kerakyatan menuju Indonesia maju,” pungkas Veri Anggrijono. ( Yan).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button